Beranda News Anakidah Inilah Alasan ASN di Lampung Utara Membuat Video ‘Heboh’ Covid-19

Inilah Alasan ASN di Lampung Utara Membuat Video ‘Heboh’ Covid-19

2564
BERBAGI
SA dijemput petugas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lampung Utara.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–AS, oknum aparatur sipil negara (ASN) Lampung Utara pembuat video viral yang membuat heboh  tentang Covid-19 menegaskan video itu hanya untuk konsumsi keluarga pasien Covid-19 dan bukan untuk disebarluaskan. Video itu dibuatnya hanya sebagai bukti kepada keluarga pasien Covid-19 bahwa barang titipan mereka telah sampai.

BACA: ASN Lampung Utara yang tidak Percaya Covid-19 Ini Diamankan karena Sebarkan Video Provokatif

“Untuk membuktikan barang titipan itu nyampe, TR (pasien Covid-19) minta divideoin. Saya ke rumah TR, sampai di sana, ini buktinya‎ (video), tapi jangan disebarin,” kata SA saat dijemput oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung Utara, Jumat malam (18/9/2020).

Menurut SA, kedatangannya ke kompleks Islamic Center Kotabumi hanya untuk mengirimkan barang titipan untuk TR. Kala itu istri TR meminta bantuannya untuk hal tersebut.‎ Sesampainya di sana, ia terlebih dulu meminta izin kepada petugas jaga.

“Saya diperbolehkan dengan catatan tetap jaga jarak,” kata dia.

Sayangnya, lantaran terlalu gembira bertemu dengan TR, ia terbawa suasana dan sedikit khilaf. Ia kemudian mengabadikan momen mereka ke dalam video sesuai permintaan TR. Namun, ia menegaskan, video yang dibuatnya semata – mata hanya untuk bukti kepada pihak keluarga bahwa ia benar – benar telah mengirimkan titipan itu.

Ia tidak pernah mengira bahwa video yang dibuatnya tersebut akan diunggah di media sosial. Ia tidak pernah merasa menyebarkannya melalu ponsel miliknya. Untuk meyakinkan perkataannya, ia mempersilakan Gugus Tugas untuk memeriksa langsung ponselnya. Dalam persoalan ini, ia mengaku telah dizalimi karena niatannya hanya membantunya.

“‎Niat saya baik, tapi saya dizalimi,” terangnya.

Sebelumnya, ‎sebuah video yang diduga ‘provokatif’ tentang Covid-19 viral di media sosial Facebook sejak Jumat malam (18/9/2020). Video itu pertama kali diunggah oleh akun Facebook ‘Suttan Dewan Agung’ pada pukul 21.00 WIB. Video dengan durasi 35 detik itu diduga diambil di kompleks Islamic Center Kotabumi yang menjadi lokasi isolasi puluhan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Video tersebut berisikan percakapan seorang laki – laki dengan pasien Covid-19.

Yang bersangkutan diduga berhasil menerobos masuk ke lokasi ‎untuk bertemu dengan rekannya. Lokasi itu sendiri diketahui selalu dijaga oleh para petugas yang bergantian tiap harinya. Belakangan diketahui, laki – laki yang sengaja memvideokan dirinya dan rekannya itu berinisial SA. Sementara laki – laki yang bersamanya berinisial TR, pasien Covid-19.

Dalam video tersebut, bahasa tubuh dan perkataan SA mengisyaratkan bahwa ia sama sekali tidak percaya bahwa rekannya, TR terpapar Covid-19. Mereka terlihat sangat berdekatan saat bercakap – cakap di video itu.

“Ini saya temu saudara TR yang lagi diisolasi. Yang menurut Satgas Covid, beliau ini positif kena Covid-19,” katanya dalam video.

Untuk membuktikan keraguannya terhadap keputusan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, yang bersangkutan mengatakan telah bersalaman dengan TR. Salaman yang digunakan jenis salam komando. “Saya sudah salaman, coba salaman sekali lagi. ‎Salam komando,” tuturnya.

Di akhir videonya, ‎SA meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung Utara untuk tidak aneh – aneh. Ia juga menyampaikan nama lengkapnya dalam video itu.

‎”Bagi petugas Covid se-Lampung Utara ini, jangan aneh – aneh. Catat nama saya, SA ya. Makasih,” kata dia tanpa menerangkan maksud perkataan aneh – aneh tersebut.‎

Loading...