Beranda Views Inspirasi Inilah Alasan Dokter Handrawan Nadesul Memberikan Konsultasi Kesehatan Gratis

Inilah Alasan Dokter Handrawan Nadesul Memberikan Konsultasi Kesehatan Gratis

4341
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Dokter Handrawan Nadesul bukan sekadar dokter. Selain dokter, pria kelahiran Tegal, Jawa Tengah ini juga penulis dan penyair. Tulisannya tentang kesehatan tersebar di banyak media cetak sejak tahun 1980-an. Di sela-sela aktivitasnya yang sibuk, dr. Handrawan Nadesul juga masih menulis puisi dan menulis tentang kesehatan.

Sehat itu murah. Itulah yang dikampanyekan dr.Nadesul di bukunya berjudul Sehat Itu Murah. Topik itu pula yang sering ia tulis dan sebarluaskan di media sosial. Ia murah hati ketika tulisannya dijadikan rujukan atau dimuat gratis, termasuk untuk Teraslampung.com.

Berikut ini adalah alasan dr. Handrawan Nadesul memberikan konsultasi kesehatan gratis. Alasan ini pula yang membuat dr. Handrawan makin dibutuhkan publik:

Dulu waktu saya minta endorsement untuk buku saya Sehat Itu Murah kepada Arief Budiman budayawan kita di Australia, dia bilang, kalau semua dokter di Indonesia seperti yang saya lakukan, mengajarkan supaya masyarakat tidak jatuh sakit, dokter akan tidak laku. Dan saya hanya tertawa.


Dalam hati, saya memang bermimpi ingin membantu menambah cerdas masyarakat dalam hidup sehat. Memberi tahu masyarakat bagaimana membatalkan, menggagalkan jatuh sakitnya. Karena saya tahu hal itu memungkinkan dilakukan dengan mudah, murah, dan sederhana, maka saya menawarkan diri untuk talkshow seminar ke mana-mana kota sejak 10 tahun lalu. Dan saya puas. Hingga hari ini sudah puluhan kota saya kunjungi untuk membagikan mimpi saya itu. Juga lewat buku, dan lewat tips di FB.

Seorang putra sahabat dahulu pernah menawarkan saya membuka Web dan ditarik bayaran untuk setiap jasa konsultasi, namun saya tidak tertarik. Bahkan seminar untuk kalangan sosial pun saya tidak minta honorarium. Honorarium seminar secara subsidi silang saya peroleh lumayan besar dari perusahaan.


Beberapa sejawat dokter mengatakan, bukankah hanya memberi konsultasi saja pun dokter berhak mendapatkan honorarium. Di Singapura, misalnya sekali ketemu dan bertanya ihwal penyakit dikenakan lebih 100 Sing Dollar.


Kalau sampai sekarang saya begitu ringan memberikan semua yang saya tahu ihwal kesehatan dan penyakit, bukan karena saya sudah kaya raya. Saya hanya ingin menunaikan mimpi lama saya tadi: ada kepuasan kalau yang saya beri tahukan ihwal bagaimana sehatnya hidup dilakoni, dan meredam penyakit yang merundung, lalu membuahkan hasil. Setiap kali selesai seminar, sebulan setelahnya, beberapa email, SMS, dan inbox FB masuk, menyampaikan rasa terima kasih peserta seminar, mengaku kalau setelah melakoni apa yang saya sampaikan dalam seminar membuat mereka lebih bugar, bahkan penyakitnya sirna. Kepuasan yang tak terbeli dengan apa pun.

Untuk itulah saya tidak berat hati, dan dengan sangat senang hati, mau terus berbagi di sini, karena saya kira, teman-teman sejawat dokter tidak bakal kekurangan pasien hanya karena saya memberi tahu bagaimana masyarakat menjadi lebih sehat.

Menjawab pertanyaan di atas: “Dokter Kok Mau-maunya Konsultasi Gratisan? Maafkan, mungkin ini sisi jiwa kesenimanan saya.


Salam sehat,


dr.Handrawan Nadesul

Loading...