Beranda Ruwa Jurai Lampung Barat Inilah Indikasi Program Disdukcapil Lampung Utara 2017 Bermasalah

Inilah Indikasi Program Disdukcapil Lampung Utara 2017 Bermasalah

106
BERBAGI
Ilustrasi

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi — Aroma ketidakberesan pada dua program Dinas Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil 2017 indikasinya tidak hanya bisa dilihat dari ketidaksinkronan antara perencanaan dengan realisasi program, tetapi juga realisasi anggarannya.

Misalnya adalah program Sosialisasi Peraturan Daerah Tentang Kebijakan Kependudukan dan Catatan Sipil dan program publikasi kebijakan administrasi kependudukan dan catatan sipil 2017.‎

Sebelumnya, potensi masalah dalam kedua program itu dipicu oleh ketidaksesuaian antara rencana kegiatan dan realisasi di lapangan. ‎Belakangan diketahui jika potensi permasalahan diduga tidak hanya seputar itu saja melainkan seputar realisasi anggarannya.

‎Untuk program sosialisasi perda misalnya, besaran anggaran honorarium PNS dan non PNS ternyata lebih besar ketimbang anggaran makan dan minum rapat/pertemuan. Belum lagi ditambah dengan pengeluaran anggaran untuk tetek bengek lainnya yang tergolong tidak cukup penting untuk dialokasikan dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan ini pun hanya dilaksanakan selama satu kali meski sasarannya untuk warga di dua kecamatan (Kecamatan Bungamayang dan Muarasungkai). ‎Padahal, disebutkan tujuan kegiatan ini cukup untuk menyosialisasikan seputar administrasi kependudukan.

“Kegiatan itu kami laksanakan untuk warga Kecamatan Bungamayang dan Muarasungkai. ‎Kegiatannya dilakukan hanya satu kali di Kecamatan Bungamayang,” terang Kepala BidangPemanfataan Data dan Inovasi Pelayanan‎ (Yurmasati) belum lama ini.

Hal tidak jauh berbeda terjadi dalam program publikasi kebijakan administrasi kependudukan. Berdasarkan informasi yang ada ternyata anggaran publikasi‎ tidak hanya berupa spanduk/banner atau sejenisnya melainkan ada alat publikasi lain. Namun, Yurmasita saat itu mengatakan bahwa anggaran publikasi hanya berupa spanduk dan sejenisnya‎.

“(Apakah ada alat publikasi selain spanduk dan sejenisnya) Saya lupa. ‎Sepertinya hanya untuk spanduk, banner dan sejenisnya saja,” katanya.

Loading...