Beranda Hukum Narkoba Inilah Kronologi Tewasnya Dua Gembong Narkoba Lampung

Inilah Kronologi Tewasnya Dua Gembong Narkoba Lampung

1190
BERBAGI
Kapolda Lampung, Irjen Pol Sudjarno saat melihat jasad dua tersangka bandar narkoba yang ditembak mati petugas Ditres Narkoba Polda Lampung di RS Bhayangkara Bandarlampung, Jumat (24/2/2017).

Zainal Asikin|teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Petugas Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung menangkap empat tersangka jaringan pengedar dan menembak mati gembong narkoba Lampung, Jumat (24/2/2017). Mereka ditangkap di tempat berbeda.

Dua tersangka yang diidentifikasi sebagai gembong narkoba adalah Prio Sigit Saputra (36), warga Kelurahan Kelapa Tiga, Tanjungkarang Pusat dan tersangka Mr. X (tidak diketahui identitasnya) warga Bandarlampung.

Sedangkan empat tersangka sebagai pengedar tesebut, Edi Supiyanto alias Alang, Nopatuloh, Riyan dan Zais. Mereka merupakan warga Tanjungan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan.

BACA: Gembong Narkoba asal Menggala Mati Ditembak

Kapolda Lampung, Irjen Pol Sudjarno mengatakan, penangkapan para tersangka jaringan narkoba tersebut merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan petugas Direktorat Reserse Narkolba Polda Lampung berawal dari informasi masyarakat bahwa di salah satu rumah di daerah Tanjungan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan sering dijadikan tempat untuk pesta dan transaksi narkoba.

“Petugas melakukan penyelidikan di tempat yang dimaksud, dan berhasil menangkap Edi Supiyanto alias Alang, Nopatuloh dan Zais. Saat ditangkap, mereka sedang menggelar pesta sabu-sabu,”ujarnya saat menggelar ekspos di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara, Jumat (24/2/2017) sore.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menyita barang bukti berupa sabu sebanyak 17 paket sedang, lalu seperangkat alat isap (bong), plastik klip bekas sisa pakai sabu dan satu unit ponsel.

Baca: Dua Gembong Narkoba Lampung Tewas Ditembak di Sumur Putri

Dari keterangan para tersangka, kata Sudjarno, barang haram tersebut didapatkan dengan cara membeli dari seorang temannya bernama Riyan. Petugas memburu Riyan, dan berhasil menangkap Riyan di rumahnya. Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti satu paket sedang sabu-sabu seberat 20 gram, dua paket sabu dan satu unit telepon genggam.

 

Kapolda Lampung mengintrogasi para tersangka pengedar narkoba yang ditangkap di Tanjungan, Kecamatan Katibung Lampung Selatan.”Hasil pemeriksaan, tersangka Riyan mengaku bahwa sabu itu dipasok dari seorang bandarnya yang berada di Bandarlampung bernama Prio Sigit Saputra,”ungkapnya.

Dikatakannya, mendapat keterangan dari Riyan, petugas mengembangkan kasusnya dengan memburu Prio sebagai bandar besarnya. Petugas melakukan penyamaran, dengan berpura-pura memesan sabu ke Prio. Tersangka menyepakati, mengajak petugas bertransaksi di Jalan Raden Imba Kusuma, Kelurahan Sumur Putri, Telukbetung Selatan, pada Jumat (24/2/2017) sekitar pukul 14.00 WIB.

Petugas mendatangi lokasi yang dijanjikan tersangka Prio, taklama kemudian petugas mendapati Prio bersama rekannya MR X (tidak diketahui identitasnya) mengendarai sepeda motor masing-masing. Saat itu juga, petugas membuntutinya dan kedua tersangka mengetahui sedang dibuntuti oleh petugas.

“Prio dan MR X langsung tancap gas berusaha kabur dengan mengendarai sepeda motor, petugas mengejarnya dan langsung menghadangnya. Saat akan ditangkap, tersangka Prio dan MR X melakukan perlawanan dengan menabrakkan sepeda motornya ke arah petugas,”terangnya.

Ternyata, tersangka Prio langsung menyerang petugas dengan pisau lipat, sedangkan MR X mengeluarkan senjata api rakitan jenis FN berusaha akan menembak petugas. Saat itu juga, petugas mengambil tindakan tegas melumpuhkan Prio dan MR X dengan timah panas.

“Prio dan MR X tewas dilokasi kejadian saat dilakukan penangkapan, petugas membawa jasad kedua tersangka ke Rumah Sakit Bhayangkara,”jelasnya.

Dari penangkapan kedua tersangka, petugas menyita sepucuk senjata api rakitan jenis FN, empat paket besar sabu-sabu, dua unit ponsel, dua bilah senjata tajam jenis pisau lipat dan dua unit sepeda motor Yamaha Mio.

Menurutnya, tersangka Prio dan MR X, merupakan sebagai gembong bandar narkoba Lampung. Kedua tersangka, mengedarkan barang haram itu di beberapa wilayah di Lampung.

“Petugas masih mengembangkan kasusnya, untuk mengungkap para jaringan pengedar dan bandar narkoba lainnya,”pungkasnya.