Inilah Kronologi Zaenal dan Lutfi Habisi Nyawa Saudara Kandungnya Hingga Tewas di PPI Lempasing

  • Bagikan

Zainal Asikin|teraslampung.com

BANDARLAMPUNG-Petugas Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung, menangkap Zaenal (43) dan Lutfi (29) keduanya kakak beradik tersangka pembunuhan yang menghabisi nyawa saudara kandungnya Rizal Efendi alias Epen (35). Pembunuhan tersebut terjadi di pasar ikan PPI Lempasing, Telukbetung Timur, pada Senin (31/11/2016) lalu.

Kapolresta Bandarlampung, AKBP Murbani Budi Pitono saat menggelar ekspos kasus pembunuhan tersebut mengatakan, kejadian pembunuhan tersebut berawal saat kedua tersangka Zaeal dan Lutfi dan korban Epen sedang bekerja melakukan packing (mengemas) hasil tangkapan ikan nelayan di PPI Lempasing.

“Melihat kakak kandungnya Epen, tersangka Lutfi menghampiri Epen dan menegurnya kenapa sering bersikap kasar dan memukuli ibu mereka,”kata Murbani, Rabu (9/11/2016).

Merasa tidak terima dengan teguran itu, kata Murbani, korban Epen emosi langsung memukuli Lutfi adiknya tersebut. Lutfi melarikan diri, lalu Lutfi mengambil sebilah golok yang berada di sekitar lokasi kejadian perkara.
Saat itu juga, Lutfi langsung membacoki kakaknya Epen dengan golok tersebut.

Melihat perselisihan Lutfi dan Epen, kata Murbani, kakak dari keduanya Zaenal langsung membantu Lutfi dan membacoki Epen dengan golok. Epen tersungkur bersimbah darah, korban tewas di lokasi kejadian mengalami luka bacok di seluruh tubuhnya dan di kepala.

“Luka bacokan yang ada di tubuh Epen hingga tewas, sedikitnya ada sembilan luka bacokan. Melihat Epen sudah tak berdaya lagi tersungkur di tanah bersimbah darah, Zaenal dan Lutfi melarikan diri,”terangnya.

Dikatakannya, setelah taklama kejadian pembunuhan tersebut, kedua tersangka Zaenal dan Lutfi menyerahkan diri. Keduanya dibantu oleh tokoh masyarakat setempat, diantarkan ke Mapolresta Bandarlampung.

Diberitakan sebelumnya, Rizal Efendi alias Epen (35) tewas mengenaskan dengan beberapa luka bacokan di tubuhnya. Pembunuhan tersebut, terjadi di Pasar ikan PPI Lempasing, Telukbetung Timur, pada Senin (31/10/2016) dinihari lalu sekitar pukul 03.00 WIB.

Pembunuhan yang dilatarbelakangi persoalan keluarga itu, dilakukan oleh dua saudara kandung Epen, yakni tersangka Zaenal (kakak korban) dan Luthfi (adik korban). Epen dibunuh saudara kandungnya karena semasa hidupnya korban diduga sering menganiaya ibu kandung tersangka dan juga korban.

Selain mengalami beberapa luka bacokan senjata tajam ditubuh dan kepalanya, dua jari kaki korban Epen putus terkena bacokan senjata tajam golok kedua tersangka.

  • Bagikan