Inilah Pengakuan Kurir Sabu 2 Kg asal Medan yang Ditembak BNNP Lampung

Tersangka M.Akbar, kurir sabu-sabu asal Medan yang ditembak kakinya oleh petugas BNNP Lampung,
Bagikan/Suka/Tweet:

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG–Tersangka kurir narkoba, M. Akbar (29), warga Medan, Sumatera Utara yang ditembak kaknya oleh petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, mengaku ia bersama Ilham Maulana (30) sudah tiga kali mengantarkan sabu-sabu ke Provinsi Lampung.

“Sudah tiga kali ini saya mengantarkan sabu-sabu ke Lampung, kalau yang sebelumnya saya bawa dari Medan sebanyak setengah kilogram. Tapi itu saya lakukan, atas perintah temannya berinisial PH,”ucapnya di hadapan petugas dan awak media di Kantor BNNP Lampung, Kamis (25/1/2018).

Menurutnya, dalam setiap pengiriman, satu kilogramnya ia dan rekannya Ilham Maulana mendapat upah sebesar Rp 15 juta. Setiap pengiriman barang, melalui jalur darat yakni dengan menumpang angkutan bus dari Medan menuju Lampung.

“Tugas saya hanya mengantar barang (sabu) itu saja, setelah itu PH yang mengatur dimana saja sabu- sabu itu diletakkan dan diberikan kepada siapa,”ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, menembak mati salah seorang bandar narkoba, Ilham Maulana (30), warga Jalan Soekarno Hatta, Bandarlampung saat sedang bertransaksi sabu-sabu di SPBU Rajabasa di Jalan Soekarno-Hatta (Bypass), Kamis (25/1/2018) dinihari sekitar pukul 00.20 WIB.

Petugas BNNP Lampung terpaksa menembak mati Maulana, karena berupaya melawan saat akan ditangkap. Selain Maulana, petugas juga melumpuhkan seorang kurir, M Akbar (29), warga Medan, Sumatera Utara dengan tembakan di kaki.

Dari penangkapan keduanya, petugas menyita satu pucuk senjata api jenis Airsoftgunt, 2 kilogram sabu-sabu, tiga unit ponsel dan dua dompet milik pelaku.