Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Inspektorat akan Dalami Dugaan Program Bermasalah di Dinkes Lampura

Inspektorat akan Dalami Dugaan Program Bermasalah di Dinkes Lampura

215
BERBAGI
Inspektur Pembantu‎ Wilayah IV Inspektorat Lampung Utara, Rofi Febriansyah
Inspektur Pembantu‎ Wilayah IV Inspektorat Lampung Utara, Rofi Febriansyah

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Inspektorat Lampung Utara berniat memanggil seluruh pihak yang terlibat dalam program ‎pengembangan media promosi dan informasi sadar ‎hidup sehat di Dinas Kesehatan Lampung Utara 2017 silam.‎

“Kami akan pelajari dulu persoalannya karena kami baru dengar,” kata Inspektur Pembantu‎ Wilayah IV Inspektorat Lampung Utara, Rofi Febriansyah saat ditemui di kantornya, Senin (11/2/2019).

‎Rofi menjelaskan, langkah awal yang akan dilakukannya ialah berkoordinasi dengan pimpinannya terlebih dulu. Tujuannya untuk membahas permasalahan tersebut.

“Pihak yang terlibat akan kami panggil. Kalau memang ada unsur penyimpangan akan kami ditindaklanjuti,” tegasnya.

Menurut Rofi, permasalahan ini cukup layak untuk dilanjuti karena pemberitaan media dapat dijadikan sebagai dasar pemeriksaan. Kendati demikian, ia belum mau bicara jauh mengenai kemungkinan langkah yang akan ditempuh jika hasil pemeriksaan mengindikasikan adanya penyimpangan.

“Untuk langkah apa yang ditempuh jika memang terindikasi adanya penyimpangan, ‎saya belum dapat bicara ke arah sana,” jelas dia.

Sebelumnya, program ‎pengembangan media promosi dan informasi sadar ‎hidup sehat di Dinas Kesehatan Lampung Utara yang menyedot anggaran hingga ratusan juta pada tahun 2017 silam ditengarai bermasalah. Lucunya, antara Kadis Kesehatan Lampung Utara dengan bawahannya terkesan saling pingpong atau saling lempar tanggung jawab ketika wartawan mencoba untuk melakukan konfirmasi.

Sejumlah media menengarai program dua tahun silam itu bermasalah karena antara tujuan dan realisasi dari program itu bak jauh panggang daripada api. Meskipun nama programnya adalah “pengembangan media promosi dan informasi hidup sehat”, tetapi banyak wartawan atau media di Lampung Utara yang mengetahui program tersebut. Padahal, tujuan dari program ini ialah tercapainya penyebaran informasi sadar hidup melalui media kepada seluruh warga desa/kelurahan.

Loading...