Beranda Hukum Kriminal Isap Sabu-Sabu, Warga Waykanan Ditangkap Polisi

Isap Sabu-Sabu, Warga Waykanan Ditangkap Polisi

596
BERBAGI
Tersangka KD, warga Kampung Karang Umpu, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan yang diamankan petugas Satres Narkoba Polres Way Kanan
Tersangka KD, warga Kampung Karang Umpu, Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan yang diamankan petugas Satres Narkoba Polres Way Kanan.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

WAYKANAN–Sedang asyik isap sabu-sabu, KD (42) tak berkutik saat digerebek petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Waykanan di rumahnya di Kampung Karang Umpu, Kecamatan Blambangan Umpu, Waykanan, Sabtu pagi (29/2/2020).

Polisi menyita barang bukti 2,4 gram sabu-sabu, seperangkat alat isap sabu (bong), puluhan plastik klip bening ukuran besar, sedang dan ukuran kecil.

Kapolres Waykanan, AKBP Binsar Manurung melalui Kasat Reserse Narkoa, AKP I Made Indra Wijaya saat dikonfirmasi membenarkan mengenai adanya penangkapan terhadap salah seorang tersangka penyalahguna narkotika.

“Ya benar, tersangka yang ditangkap berinisial KD (42). Tersangka, ditangkap di rumahnya di Kampung Karang Umpu, Kecamatan Blambangan Umpu, Sabtu pagi tadi dan tersangka saat ini masih dilakukan pemeriksaan,”ujarnya kepada teraslampung.com.

AKP I Made Indra Wijaya mengatakan, penangkapan terhadap tersangka KD, berawal adanya informasi masyarakat yang menyatakan di salah satu rumah di Kampung Karang Umpu, Kecamatan Blambangan Umpu diduga kerap dijadikan transaksi dan pesta sabu-sabu. Dari informasi itu, dilakukan penyelidikan ke lokasi yang dimaksud.

“Ternyata benar, di dalam rumah itu petugas mendapati tersangka KD sedang mengkonsumsi narkotika jenis sabu-sabu. Saat itu juga, petugas langsung melakukan penangkapan dan menyita barang bukti alat isap sabu (bong) yang terbuat dari botol kaca bening berisikan sabu dan dua bungkus plastik klip bening ukuran kecil berisi sabu seberat 2,4 gram,”ungkapnya.

Pada saat dilakukan penggeledahan di dalam rumah tersangka, kata AKP I Made Indra Wijaya, petugas kembali menemukan barang bukti lainnya yakni satu bungkus plastik klip bening ukuran besar, tiga bungkus plastik klip ukuran sedang dan 41 plastik klip bening ukuran kecil.

“Beberapa barang bukti tersebut, disimpan tersangka KD didalam bungkus plastik warna hitam dan ada juga yang ditemukan di dapur rumahnya. Kasus ini masih dikembangkan, karena selain sebagai pengguna aktif barang haram (sabu) tersangka KD disinylair sebagai pengedar,”terangnya.

Akibat perbuatannya, tersangka KD saat ini harus mendekam di sel tahanan Mapolres Way Kanan dan dijerat Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun.

Loading...