Beranda Ruwa Jurai Tanggamus ISBT Gelar Diskusi Tentang Dampak Konflik Timur Tengah

ISBT Gelar Diskusi Tentang Dampak Konflik Timur Tengah

338
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM —  Insan Seni Budaya Tanggamus (ISBT) menggelar diskusi dengan tema “Dampak Konflik Timur Tengah Bagi Indonesia”,di Kafe Jon, Gisting, Sabtu malam,9 Desember 2017.

Kadar Pawitan, salah satu pembicara diskusi tersebut, unmengatakan konflik yang terjadi antara Palestina dan Israel memang sudah terjadi sejak zaman Nabi.

“Dilihat dari sejarahnya, kedua bangsa ini memang sudah memiliki masalah yang timbul dari zaman Nabi. Keduanya berasal dari Nabi Ibrahim yakni Nabi Ishak dan Nabi Ismail,” kata Kadar Pawitan.

Menurutnya, sikap pemerintah Indonesia atas apa yang terjadi saat ini sudah sesuai dengan semangat pembukaan UUD 1945.

“Sikap Indonesia sudah tepat yakni dengan melakukan kecaman atas klaim AS. Dalam pembukaan UUD 1945 mengamanahkan bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.”

H. Ibnu Nizar, pembicara lainnya, mengungkapkan kekayaan alam yang dimiliki oleh negara-negara di Timur tengah membuat negara-negara Barat berambisi untuk memilikinya. Hal ini yang membuat negara-negara Timur Tengah sangat rentan konflik.

“Negara Timur Tengah itu kaya sumber pendapatan negara di timur tengah berasal dari adanya ladang migas, peninggalan situs sejarah misalnya Mekkah,” ungkap Nizar.

Menurut Ibnu Nizar, negara-negara Eropa membutuhkan kekayaan Alam untuk industrinya.’

“Akibat kebutuhan industri dalam negerinya, mereka melakukan invansi ke negara-negara yang memiliki kekayaan alam tersebut. Jadi motifnya lebih pada soal ekonomi,” tandasnya.

Pasiter Kodim 0424 Tanggamus, Kapten Adi Hartono, mengatakan gejolak yang terjadi antara Palestina dan Israel juga akan berpengaruh pada situasi di Indonesia.

“Karena solidaritas antar umat beragama di Indonesia sangat tinggi,” katanya.

 

Loading...