Beranda News Internasional Israel Jatuhkan Bom 20 Meter dari Rumah Sakit Indonesia di Gaza

Israel Jatuhkan Bom 20 Meter dari Rumah Sakit Indonesia di Gaza

379
BERBAGI
Serangan bom Israel ke Jalur Gaza (dok Al Jazeera)
Serangan bom Israel ke Jalur Gaza (dok Al Jazeera)

Teraslampung.com –  Israel kembali menjatuhkan roketnya sekitar 20 meter di depan Rumah Sakit Indonesia (RSI), tepatnya di tempat latihan tentara Al-Qasam, Jumat (18/7).

Getaran roket tersebut cukup terasa kencang dari RSI. Israel pun meluncurkan roketnya di pemukiman warga, sekitar 50 meter dari RSI,”ujar Miyanto, salahss eorang relawan MER-C di Gaza.

Miyanto salah seorang relawan MER-C yang sedang bertugas di Gaza, mengatakan tidak ada korban jiwa akibat serangan tersebut dan para relawan semuanya aman. “Kondisi saat ini, drone milik Israel masih meraung-raung di langit Gaza. Tan-tank mereka juga masih terus menembak di perbatasan sebelah timur Bait Lahiya, kira-kira dua setengah kilometer dari RSI,”kata Miyanto, Jumat(18/7).

“Suara tembakan sempat berhenti sebentar, namun beberapa saat kemudian suara tembakan kembali terdengar,” tambah relawan asal Wonogiri, Jawa Tengah itu.

Karena kondisi perang, para relawan MER-C tidak memungkinkan untuk bekerja di luar. Mereka diarahkan untuk amal sholeh di dalam ruangan rumah sakit yang masih perlu pengerjaan.

Diberitakan sebelumnya, tentara Israel terus menggempur Gaza dari berbagai arah setelah Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Israel memerintahkan untuk melakukan serangan darat terhadap Jalur Gaza, Kamis (17/7) malam pukul 22.38 Waktu Gaza.

Koresponden Mi’raj Islamic News Agency (MINA) di Gaza melaporkan, sekitar 8.000 tentara Israel telah memulai perang darat terhadap Jalur Gaza. Terjadi kontak senjata hebat antara pasukan Zionis Israel dengan pejuang Gaza di wilayah timur dan utara Gaza.

Hingga saat berita ini diturunkan, menurut pernyataan dr. Ashraf Al-Qedra, Jubir Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, sebagaimana dikutip Koresponden MINA Gaza, jumlah korban agresi militer Israel hingga saat ini mencapai 243 syahid dan 1850 lainnya luka-luka.


Sumber: mirajnews

Loading...