Isuzu Jadi Rebutan Sopir Ekspedisi LMS

  • Bagikan

TERASLAMPUNG.COM — Bagi pengusaha, memiliki kendaraan yang irit Bahan Bakar Minyak (BBM) dan suku cadang yang mudah didapatkan tentunya menjadi keharusan. Terlebih lagi, di tengah Pandemi Covid-19 saat ini yang tentunya berdampak pada perekonomian, tentunya harus jeli dalam memilih kendaraan yang dapat menguntungkan.

Hal inilah yang menjadi perhatian Suwiki selaku pemilik PT Lampung Makmur Sejahtera (LMS). Pengusaha  yang bergerak di bidang ekspedisi tersebut mengaku saat ini telah memiliki 20 armada angkutan, lima di antaranya dari Isuzu.

Banyak alasan yang membuat Suwiki menjatuhkan pilihanya pada armada Isuzu. Ia mengaku memilih Isuzu karena angsurannya lebih ringan, dan terjangkau, suku cadang mudah didapat, serta penanganan yang cepat. Pastinya lagi, kendaraan ini sangat irit BBM.

“Saya orangnya tidak mau ribet. Saya maunya tinggal menelpon sudah datang, apa yang kami butuhkan ada,” kata ayah tiga putri itu.

Bukan tanpa alasan Wiki menyebut bila Isuzu kendaraan yang irit BBM. Ia mengaku telah membuktikan keiritannya dan ini sebagai solusi yang tepat bagi usahanya dan para karyawanya. Bahkan, para sopirnya lebih banyak memilih menggunakan kendaraan Isuzu sebagai teman perjalanan.

“Setelah pakai Isuzu, sopir kami berebut minta nyopirin Isuzu karena BBM irit. Setiap hari kami disediakan uang perjalanan Rp350 ribu dan uang itu selalu lebih sehingga untung buat sopir, karena itu sopir tidak pernah mengambil gaji bulannya,” tandasnya.

Di sisi lain, PT Astra Isuzu Lampung mencatat penjualan unit kendaraan tahun 2021 mengalami peningkatakan cukup signifikan.

Branch menejer Astra Isuzu Lampung Gilang Akbar Alfatah menuturkan, segmen penjualan unit mobil Isuzu mengalami tren peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Pihaknya mencatat saat ini Isuzu masih menjadi market leader
di Lampung Barat, dengan memimpin pasar dengan angka penjualan mencapai 72%, sementara market share di Lampung mencapai 19%.

Begitu juga dengan oenjualan Isuzu TRaga naik signifikan hingga 158% sehingga total penjualan di Lampung di tahun 2021 hingga saat ini sudah mencapai 98 unit.

“Penjualan Isuzu di Lampung Barat kami nomor 1 menjadi market leader penjualan khususnya untuk jenis truk. Penjualan di sana kami bisa mencapai 72,2%,” ungkap Gilang.

Untuk memudahkan konsumen, Isuzu memiliki bengkel berjalan yang siap untuk membantu konsumen selama 24 jam. ” Dimana pun costumer membutuhkan kami siap, mau di TNBBS pun, kami kesana, tidak ada batas jangkauan minimal. Semua kami layani,” paparnya.

Saat ini Isuzu telah memiliki empat bengkel berjalan diantaranya tiga di Bandar Lampung, dan satu di Tulangbawang. Sementara bengkel mitra isuzu tersebar di tujuh kabupaten. Diantaranya Lampung Selatan, Pesisir, Kota Bumi, Liwa, Bandar Jaya, Metro dan Lampung Timur.

Gilang menegaskan bahwa, ada banyak keunggulan yang dimiliki Isuzu, diantaranya bahan bakar irit, ringan, serta daya angkut lebih besar.

“Di saat pandemi Covid-19 seperti saat ini kami terus memaksimalkan penjualan, apa yang dibutuhkan konsumen kami hadir. Cukup menelpon, apa yang diinginkan kami datang, baik service maupun spare part,” pungkasnya.

  • Bagikan