Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Jabatan Direktur LBH Bandarlampung Diserahterimakan

Jabatan Direktur LBH Bandarlampung Diserahterimakan

441
BERBAGI
Sertijab Direktur LBH Bandarlampung.

TERASLAMPUNG.COM — Lembaga Banuan Hukum (LBH) Bandarlampung menggelar acara serah terima jabatan direktur periode 2018-2021 dari Alian Setiadi kepada Chandra Muliawan di Kantor LBH di Jalan M.H. Thamrin, Gotong Royong, Bandarlampung, Senin (10/12/2018).

Direktur LBH Bandarlampung terpilih Chandra Muliawan dalam sambutannya mengatakan tantanngan LBH ke depan adalah menjadi influence bagi lembaga bantuan hukum lainnya dengan telah disahkannya Perda Bantuan Hukum.

“Dengan sudah disahkannya Perda Bantuan Hukum yang akan memberikan bantuan hukum struktural bukan hanya LBH saja tapi akan banyak lembaga bantuan hukum lain, untuk itu LBH Bandarlampung harus mempengaruhi (influence) kerja-kerja dalam memberikan bantuan hukum struktural,” katanya.

Selain itu yang juga tidak kalah pentingnya adalah memberdayakan masyarakat untuk mandiri dalam menghadapi persoalan-persoalan hukum.

“Yang perlu diperkuat adalah bantuan hukum struktural dengan memberdayakan masyarakat untuk mandiri LBH tidak ada di depan atau belakang tapi mendampingi,” ujar Chandra Muliwan.

Sementara itu mantan Direktur LBH Bandarlampung Alian Setiadi mengungkapkan harmonisnya hubungan antar alumni LBH yang sangat bermanfaat saat mengahadapi persoalan hukum.

“Hubungan alumni LBH masih erat dan ini bermanfaat jika kita menghadapi masalah hukum contohnya saat nelayan cantrang Lampung ditangkap polisi, kami minta bantuan Wathoni Nurdin dan Mingrum Gumay (alumni LBH yang duduk di dewan) akhirnya persoalan itu tidak sampai ke pemgadilan,” jelasnya.

Hubungan harmonis antar alumni yang baik disoroti juga oleh Ketua YLBI Asfinawati yanh mengatakan jika hubungan alumni baik organisasi akan berjalan dengan baik.

“Dari pengamatan saya, biasanya jika alumni LBH terputus kantor LBHnya terpuruk,” ujarnya.

Hadir dalam serah terima jabatan tersebut alumni LBH Bandarlampung Abi Hasan Mu’an, Edwin Hanibal, Wahrul Fauzi Silalahi, akademisi Unila Budiono, dan wartawan senior Budisantoso Budiman.

Dandy Ibrahim

Loading...