Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Jadi Bandar dan Pemakai Sabu-Sabu, Dua Warga Kotabumi Ditahan Polisi

Jadi Bandar dan Pemakai Sabu-Sabu, Dua Warga Kotabumi Ditahan Polisi

1518
BERBAGI

Feaby/Teraslampung.com

Kaur Bin Ops (KBO) Satuan narkoba Polres, Ipda. A. Mayer menunjukan tersangka dua tersangka bandar dan pemakai sabu.

Kotabumi–Satuan Narkoba Polres Lampung Utara membekuk dua pemuda yang diduga sebagai bandar dan pemakai Sabu di dua tempat berbeda, Rabu (24/2) sekitar pukul 16:00 WIB.

Kedua pemuda itu yakni Rio Saputra (26), warga Jalan Raden Intan, Kota Alam dan Eka Kurniawati (30), warga Jalan Pahlawan, Gang Naga, Kotabumi.

Kaur Bin Ops (KBO) Satuan narkoba Polres, Ipda. A. Mayer mengatakan, penangkapan bandar berikut pemakai Sabu ini berawal saat pihaknya menindaklanjuti informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkoba di depan kantor KPUD (Komisi Pemilihan Umum Daerah). Ternyata, di daerah tersebut memang sedang ada transaksi narkoba. Pihaknya hanya dapat mengamankan tersangka Rio yang saat ditangkap sedang menggenggam sabu di tangannya.

“Dari tangan Rio, kami amankan satu paket kecil Sabu seharga Rp200 ribu,” kata dia.

Setelah penangkapannya, Rio kemudian bernyanyi bahwa ada seorang bandar Sabu di Jalan Pahlawan, tepatnya di Gang Naga, Kotabumi. Tak mau menunggu lama, pihak Kepolisian langsung bergegas menuju lokasi yang belakangan diketahui bandar Sabu itu bernama Eka.

“Barang bukti narkoba yang disita dari kediaman tersangka Eka ialah satu paket Sabu yang sudah tak utuh dan sebuah timbangan elektrik,” paparnya.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku terancam hukuman penjara minimal lima tahun. Kedua pelaku kini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.

“Mereka akan dikenakan pasal 112, 114 Undang – Undang Narkotika dengan ancaman minimal empat tahun penjara,” tegas dia.

Di lain pihak, tersangka Eka mengaku baru dua bulan ini menjual barang haram tersebut. Tujuannya, bukan untuk mencari keuntungan melainkan hanya untuk lepas pakai sabu secara cuma – cuma.

Ia mengatakan, hanya melayani pembeli yang telah menelpon dirinya sebelumnya. Kemudiann, Sabu ini diantarkannya langsung ke tempat yang telah disepakati olehnya dengan pembeli.

“Saya jual Sabu hanya untuk lepas pakai saja dan baru dua bulan ini saya menjual sabu itu,” kilahnya.

Loading...