Beranda Hukum Narkoba Jadi Bandar Narkoba, Kakek Sembilan Cucu Ditangkap Polisi

Jadi Bandar Narkoba, Kakek Sembilan Cucu Ditangkap Polisi

169
BERBAGI
Ilustrasi

Zainal Asikin/Teraslampung.com

BANDAR LAMPUNG – Kardova Tumpak Simanjuntak (62), warga Jalan Soekarno Hatta, Way Dadi, Sukarame, Bandarlampung, ditangkap Satreskrim narkoba Polresta Bandarlampung, ditangkap, Sabtu (13/9,  sekitar pukul 20.00 WIB. Berdasarkan catatan polisi, kakek  yang sudah memiliki sembilan cucu tersebut juga merupakan residivis kasus narkoba pada 2002 dan 2009 lalu.

Dari tangan pelaku, polisi menyita 33 paket narkoba jenis ganja siap jual dan satu kantong plastik hitam yang berisi ranting atau batang ganja kering.

Dalam catatan Polresta Bandarlampung, kakek itu telah dua kali mendekam didalam penjara dengan kasus yang sama, berawal pada tahun 2002 tersangka ditangkap dengan kasus narkoba dengan hukuman 9 bulan sementara pada tahun 2009 tersangka ditangkap dengan kasus narkoba dengan hukuman 5 tahun penjara.

“Tersangka merupakan residivis, berdasarkan catatan kepolisian tersangka sudah dua kali masuk penjara yaitu tahun 2002 dan pada 2009. Tersangka baru keluar dari penjara kurang lebih enam bulan lalu. Catatan  tersebut dapat dijadikan pertimbangan kami dalam menetapkan ancaman pidananya karena seolah dia tidak pernah kapok,” kata Kasat narkoba Polresta Bandar Lampung, AKP Yustam Dwi Heno, Senin (15/9).

Saat diperiksa polisi, tersangka mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seorang tersangka TGR (kini masih buron). Tersangka mengaku barang haram tersebut dikirim melalui mobil ekspedisi langsung dari Medan dan diambil oleh tersangka di Jalan Soekarno Hatta, Bandarlampung.

Kardova Tumpak Simanjuntak mengaku, dirinya terpaksa melanjutkan bisnis narkoba sekeluarnya dari penjara karena tidak mempunyai pekerjaan. Untuk menjalankan bisnisnya, Kardova mengaku memesan narkoba dari Medan.

Akibat perbuatannya, tersangka kini mendekam di sel tahanan Polresta Bandarlampung. Dia akan dijerat Pasal 114 ayat 1 sub Pasal 111 ayat 1 UU RI no 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara.