Beranda Hukum Narkoba Jadi Pemasok Narkoba, Warga Rajabasa Bandarlampung Dibekuk Polisi

Jadi Pemasok Narkoba, Warga Rajabasa Bandarlampung Dibekuk Polisi

224
BERBAGI
Tersangka FR (22), warga Rajabasa, Kedaton, Bandarlampung yang ditangkap petugas Satres Narkoba Polres Lampung Timur.
Tersangka FR (22), warga Rajabasa, Kedaton, Bandarlampung yang ditangkap petugas Satres Narkoba Polres Lampung Timur.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG TIMUR — Seorang bandar narkotika jenis sabu-sabu berinisial FR (22), ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Timur tanpa perlawanan di rumahnya di daerah Rajabasa, Kedaton, Bandarlampung, pada Kamis 25 Oktober 2018 lalu.

Kasat Reserse Narkoba Polres Lampung Timur, Iptu Abadi mewakili Kapolres Lampung Timur, AKBP Taufan Dirgantoro menuturkan, penangkapan pemasok narkoba tersangka FR, merupakan hasil dari pengembangan tertangkapnya tersangka HB, warga Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, pada Selasa 23 Oktober 2018 lalu.

“Dari tangan pelaku HB, disita barang bukti tujuh plastik klip bening ukuran sedang berisi sabu-sabu. Barang haram itu, disembunyikan pelaku di bawah kasur kamar tidur di rumahnya. Lalu barang bukti lain yang disita, tiga lembar bukti transfer bank,”ujarnya, Minggu 28 Oktober 2018.

Iptu Abadi mengutarakan, hasil pemeriksaan tersangka HB, selain sebagai pengguna tersangka juga mengaku mengedarkan sabu-sabu itu diwilayah Labuhan Maringgai. Barang haram (sabu) tersebut, didapat tersangka HB dari pemasoknya (bandar) warga Rajabasa, Kedaton, Bandarlampung berinsial FR (22).

“Jadi sabu-sabu itu, dibeli tersangka HB dari seorang bandarnya FR. Saat transaksi pembayaran, HB mengirimkan uang pembelian sabu-sabu melalui transfer bank,”ungkapnya.

Dari keterangan tersangka HB, kata Iptu Abadi, pihaknya melakukan pengembangan berkoordinasi dengan Polresta Bandarlampung untuk melakukan penangkapan terhadap FR. Tersangka FR berhasil ditangkap di rumahnya di wilayah Rajabasa, pada Kamis 25 Oktober 2018 lalu. Tersangka mengakui, sudah beberapa kali menjual sabu-sabu ke tersangka HB yang sudah lebih dulu ditangkap.

“Saat ditangkap di rumahnya, tersangka FR tidak melakukan perlawanan. Hasil penggeledahan di rumahnya, ditemukan bukti satu buah kartu ATM BRI, enam lembar bukti transfer bank yang diduga dari bisnis jual sabu, tiga butir peluru aktif dan satu unit ponsel Nokia warna hitam,”terangnya.

Selanjutnya, tersangka FR dan sejumlah barang bukti yang disita, dibawa ke Mapolres Lampung Timur guna dilakukan pengembangan dan penyidkan lebih lanjut.

“Saat ini, tersangka FR masih dilakukan pemeriksaan dan kasusnya masih kita kembangkan untuk mengungkap siapa bandar besar pemasok sabu ke tersangka FR tersebut,”pungkasnya.

Loading...