Beranda Teras Berita Jadi Penadah Barang Curian, PNS Pemkot Bandarlampung Ditangkap Polisi

Jadi Penadah Barang Curian, PNS Pemkot Bandarlampung Ditangkap Polisi

146
BERBAGI

Zaenal Asikin/Teraslampung.com


BANDAR LAMPUNG –
Diduga menjadi penadah barang curian,  seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintahan Kota  Bandarlampung, Novan Fransita (32),  warga Jl. Karimun Jawa, Gang Beringin, No.2, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Sukarame, Bandarlampung, ditangkap Tim Buru Sergap Ditkrimum Polda Lampung di rumahnya, Senin (25) sekitar pukul 14.00 WIB. Selain NF, polisi juga menahan ketiga tersangka lain.

Kasubdit III Krimum Polda Lampung, Komisaris Polisi Ruli Andi Yulianto melalui Kabid Humas Polda Lampung AKBP. Sulistyaningsih, mengatakan penangkapan tersangka  N bermula dari hasil penyelidikan kasus tindak pidana pencurian barang-barang elektronik di sebuah warnet di jalan Hendro Suratmin, No. 178, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Sukarame, Bandarlampung, milik Rahmansyah, pada Jumat (18/7) sekitar pukul 03.00 WIB lalu.

“Setelah mengantongi identitas pelaku, kemudian petugas berhasil menangkap dua pelaku pencurian, yakni Dedi Martajaya (34) warga Jl. Untung Suropati, Gang Panca Bhakti No.104, Kelurahan Labuhan Ratu dan Try Hantoro (28) warga Perum Korpri Blok A, No.13, Kecamatan Sukarame Bandarlampung,” kata Sulis, Senin (25/8).

Tersangka lain yang juga menjadi penadah dan sudah ditangkap polisi adalah Husni Mubarak (33), warga Sultan Badarudin, No.23 A, Tanjungkarang Barat, Bandarlampung. Untuk melengkapi berkasnya, ke empat tersangka kini ditahan di rumah tahanan Polda Lampung.

Sulis menambahkan, selain mengamankankan para tersangka, petugas juga telah menyita barang bukti barang hasil curian berupa satu unit TV merek Samsung, dua unit TV merek Sharp, dan empat unit PS-3 merek  Sony.

“Untuk tersangka Dedi Marta Jaya  dan Tri Hantoro akan di kenai Pasal tindak pidana pencurian dengan pemberatan, Pasal 363 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman selama 9 tahun penjara. Sementara untuk tersangka Husni Mubarak dan Novan Fransita sebagai penadah akan di kenai Pasal 480 KUHP tentang tindak pidana persekongkolan jahat dengan ancaman hukuman selama 4 tahun penjara,” jelasnya.

Loading...