Jadi Pengedar dan Bandar Narkoba, Dua Warga Natar Dibekuk Polisi

Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung, Kompol Indra Herlianto menunukkan barang bukti sabu-sabu yang disita dari tersangka Fauzan dan Romi.
Bagikan/Suka/Tweet:

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung, membekuk Fauzan Hayadi (43) dan Romi Samora (38) di lokasi berbeda pada Rabu (3/1/2018) lalu sekitar pukul 15.00 WIB. Polisi menangkap kedua warga Desa Pemanggilan, Kecamatan Natar, Lampung Selatan tersebut karena menjadi pengedar dan bandar narkotika jenis sabu-sabu.

Kasat Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung, Kompol Indra Herlianto menuturkan, tersangka fauzan dan Romi, ditangkap di lokasi berbeda pada Rabu (3/1/2018) lalu sekitar pukul 15.00 WIB. Awalnya petugas menangkap Fauzan di depan Islamic Center Jalan Soekarno Hatta (Bypass), Rajabasa. Setelah dikembangkan, petugas menangkap Romi di rumahnya di Desa Pemanggilan, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

“Tersangka Fauzan dan Romi, ditangkap pada hari yang sama tapi dilokasi berbeda. Pertama ditangkap tersangka Fauzan, hasil pengembangan berhasil membekuk Romi. Kedua tersangka, merupakan satu jaringan sebagai pengedar dan bandar narkoba,”ujarnya, Jumat (5/1/2018).

Dari tangan kedua tersangka, kata Indra, petugas menyita barang bukti tiga paket sedang sabu-sabu seberat 2,5 gram. Barang haram tersebut, disimpan dan disembunyikan tersangka dalam bungkus kotak rokok.

“Kasus ini masih dikembangkan guna memburu tersangka lain diduga sebagai pemasok (bandar) besarnya. Bandar yang masih diburu ini, identitasnya sudah kami kantongi dan saat ini petugas masih memburu pelaku,”ungkapnya.