Beranda Ruwa Jurai Lampung Selatan Jaga Stabilitas Harga Sembako Jelang Ramadhan, Pemkab Lamsel Sidak Pasar

Jaga Stabilitas Harga Sembako Jelang Ramadhan, Pemkab Lamsel Sidak Pasar

154
BERBAGI

Iwan J Sastra/Teraslampung.com 

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Setdakab Lamsel Ir. Erlan Murdiantono (kiri) memimpik sidak di pasar tradisional di Lampung Selatan, Senin (9/6/2015)

KALIANDA – Guna menjaga stabilitas harga sembilan bahan kebutuhan pokok (Sembako) menjelang bulan suci ramadhan di Tahun 2015. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui tim monitoring harga kebutuhan pokok  menggelar inspeksi mendadak (sidak) harga sembako ke sejumlah pedagang sembako di sejumlah pasar tradisional di Lampung Selatan, Selasa (9/6/2015).

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Setdakab Lamsel Ir. Erlan Murdiantono, selaku Ketua Tim Monitoring mengatakan, sidak digelar untuk memastikan dan mengetahui stok sembako di pasar tradisional yang ada di Lampung Selatan menjelang bulan ramadhan tahun ini.

“Kegiatan sidak harga sembako ini, merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh tim gabungan monitoring harga sembako Pemkab Lamsel setiap menyambut bulan suci ramadhan dan hari raya Idul Fitri. Ini dilakukan dalam rangka pengawasan terhadap harga sembako yang dijual para pedagang dipasaran,” ujar Erlan, kepada Teraslampung.com, saat ditemui usai menggelar sidak di Pasar Inpres, Kalianda, Lampung Selatan.

Dijelaskannya, selain memantau harga sembako, tim monitoring juga melakukan pengawasan terhadap produk-produk makanan yang telah kadaluarsa, apakah masih ditemukan di lapangan atau tidak, termasuk juga mengecek keberadaan beras plastik yang tengah heboh dalam beberapa waktu terakhir ini.

“Selama tim melakukan sidak dan monitor sembako di pasaran tidak menemukan adanya beras plastik yang dijual para pedagang di Lampung Selatan, karena mayoritas para pedagang beras di kabupaten ini (Lamsel, red), membeli beras lokal hasil produksi para petani di Lampung Selatan,” jelasnya.

Diungkapkannya, Pemkab Lamsel berencana akan menggelar pasar murah bekerjasama dengan beberapa perusahaan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, apabila terjadi kelangkaan dan kenaikan harga kebutuhan pokok di pasaran.

“Untuk mengantisipasinya, Pemkab Lamsel akan menggelar pasar murah secara rutin. Sementara ini baru terdapat tiga lokasi untuk dijadikan tempat menggelar pasar murah yakni di wilayah Kecamatan Jatiagung, Merbaumataram dan Penengahan. Tapi tidak menutup kemungkinan akan dilaksanakan di semua kecamatan di Lampung Selatan,” katanya.

Berdasarkan data yang diperoleh Teraslampung.com dari pihak Kantor UPTD Pasar Inpres Kalianda, Lampung Selatan, harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Inpres Kalianda masih relatif normal.

Diketahui, harga beras jenis IR Slip Rp9.000 perkilogram, minyak goreng Rp11.000/kg, gula pasir Rp12.500/kg, telur ayam ras Rp22.000/kg, daging sapi Rp100.000/kg, dan daging ayam potong Rp33.000 per kilogramnya.

Di samping itu, ada juga sebagian bahan kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga seperti cabai merah keriting yang sebelumnya Rp28.000/kg menjadi Rp35.000/kg dan cabai rawit hijau yang belumnya Rp30.000/kg menjadi Rp38.000 per kilogramnya.

Loading...