Beranda News Lampung Jalan Provinsi di Sidomulyo Lamsel Seperti Deretan Kolam

Jalan Provinsi di Sidomulyo Lamsel Seperti Deretan Kolam

397
BERBAGI
Jalan Raya Sidomulyo yang merupakan jalan poros utama penghubung antar desa dan juga kecamatan yang kondisinya rusak dan berlubang.
Jalan Raya Sidomulyo yang merupakan jalan poros utama penghubung antar desa dan juga kecamatan yang kondisinya rusak dan berlubang.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Beberapa ruas jalan poros utama di Kecamatan Sidomulyo, Lampung Selatan kondisinya memprihatinkan. Jalan tersebut kini seperti jeglongan sewu karena hampir terlalu banyak lubang menganga di permukaan jalan. Jika hujan turun, jalan itu persis deretan kolam.

Jalan yang berlubang itu mulai Desa Seloretno, Sidodadi, Sidorejo, Sidomulyo hingga perbatasan Kecamatan Candipuro.

Jalan poros utama lainnya yang kondisinya rusak parah, yakni Jalan Hamka mulai Pasar Sidomulyo hingga menuju ke Desa Talang Baru atau menuju Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).

Sudah beberapa tahun jalan poros utama yang menghubungkan antar desa dan kecamatan tersebut kurang mendapat perhatian serta kurangnya koordinasi antara Pemerintah daerah Lampung Selatan dan Pemerintah Provinsi Lampung. Akibatnya, kerusakan jalan terjadi dimana-mana, akibatnya permukaan jalan didapati banyak lubang

Kalau hujan turun, lubang jalan itu seperti kubangan karena banyak digenangi air. Jalan penghubung antarkecamatan tersebut lebih mirip deretan kolam.  Para pengguna jalan seringkali terjebak saat melewatinya. Mereka harus ekstrahati-hati agar tidak mengalami kecelakaan lalu lintas.

Salah seorang warga Kecamatan Sidomulyo, Suhermin (53), mengatakan jalan tersebut, sudah sejak beberapa tahun tidak diperbaiki.

“Jalan Raya Sidomulyo ini kan jalan poros utama. Jalan ini cukup vital karena banyak kendaraan yang melintas. Tapi kondisinya bisa dilihat sendiri, lubang di mana-mana bahkan ada beberapa titik paling parah. Apalagi kalau musim hujan datang. Selain banyak kubangan, juga licin,” katanya kepada teraslampung.com, Kamis (30/1/2020).

Menurutnya, Jalan Raya Sidomulyo merupakan jalan provinsi. Kerusakan jalan poros utama penghubung antar kecamatan tersebut, mestinya tidak hanya pemerintah Provinsi Lampung saja yang peka akan keadaan jalan tersebut tapi juga Pemerintah daerah Lampung Selatan.

“Selama ini, masyarakat sering dibuat bingung kalau mengeluh jalan rusak dan belum dilakukan perbaikan. Pasti bilangnya, jalan provinsi trus ada juga yang bilang jalan kabupaten. Kenapa gak sekalian aja bilang jalan nasional, biar nanti presiden yang turun langsung benahi jalannya,”kata bapak satu anak ini.

Menurutnya, jalan poros utama lain di Kecamatan Sidomulyo yang kondisinya juga sama rusaknya yakni Jalan Hamka. Kerusakan jalan ini mulai Pasar Sidomulyo hingga menuju ke Desa Talang Baru atau menuju ke Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum).

“Masyarakat yang mau pergi ke Kota Bandarlampung atau sebaliknya, banyak yang lewat Jalan Hamka tersebut karena jarakanya terbilang lebih dekat jika dibandingkan lewat jalur Kota Dalam menuju Pasar Sidomulyo bahkan selilisih jaraknya hingga 3 Km lebih,”ungkapnya.

Warga lainnya, Hari (49), mengatakan jalan itu perlu diperbaiki karena sangat menghambat aktivitas warga.

“Jalan itu perlu segera diperbaiki agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas. Warga sudah sering kali bergotong royong menguruk jalan, tapi masih tetap saja jalannya rusak karena kurangnya perhatian dari pemerintah,”ungkapnya.

“Kalau jalannya saja rusak, pasti berpengaruh juga dengan ekonomi. Kami berharap, pemerintah tanggap dan segera melakukan perbaikan jalan,” imbuhnya.

Terpisah, anggota DPRD Provinsi Lampung, Antoni Imam, saat dikonfirmasi mengatakan  perbaikan Jalan Raya Sidomulyo tersebut  sudah diajukan oleh pihaknya ke Komisi IV DPRD Provinsi yang membidangi infrastruktur untuk dilakukan perbaikan jalan poros utama di Kecamatan Sidomulyo tersebut.

“Sudah kami usulkan untuk perbaikan, dan kami kawal usulan itu sejak pembahasan RAPBD 2020 pada November tahun 2019 lalu. Beberapakali saya juga sudah bicara langsung dengan Ketua Komisi IV mengenai perbaikan jalan, bahkan saya juga menyampaikannya melalui pesan WhatsApp,”ungkapnya.

Menurutnya, usulan perbaikan jalan tidak hanyak Jalan Raya Sidomulyo saja, melainkan juga ruas Jalan Candipuro hingga Belimbing Sari yang merupakan jalan penghubung Lampung Selatan dan Lampung Timur.

“Rencananya akan diperbaiki tahun 2020 ini jalannya dengan anggaran senilai Rp 3,9 miliar. Itu semua nantinya sesuai prosedur lelang. Saya berharpa  segera terealisasi dan proses perbaikannya berjalan lancar serta kualitasnya baik,”pungkasnya.

Loading...
BERBAGI
Artikel sebelumyaBanyak Media Abai dengan Bahasa (Indonesia) Jurnalistik
Artikel berikutnyaWagub Lampung Yakin Pesawaran Mampu Wujudkan Kabupaten Layak Anak
Portal Berita Lampung: Terkini, Independen, Terpercaya