Beranda News Bandarlampung Jalan Yos Sudarso Bandarlampung Rusak Parah, Pemudik Harus Berhati-hati

Jalan Yos Sudarso Bandarlampung Rusak Parah, Pemudik Harus Berhati-hati

168
BERBAGI

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Bagi para pemudik khususnya kendaraan bermotor yang akan melintas di Jalan Yos Sudarso, Telukbetung Selatan tepatnya bekas bangunan bioskop lama meski harus berhati-hati. Sebab jalan tersebut, selain rusak dan bergelombang ada lubang menganga besar. Hingga saat ini, belum ada perbaikan dari pemerintah.

Pantauan teraslampung.com, rusaknya Jalan Yos Sudarso mulai tampak terlihat tidak jauh dari pertigaan lampu merah (traffic light) Garuntang. Saat dimusim hujan, jalan Yos Sudarso ini banyak digenangi air sehingga semakin membahayakan para pengendara khusunya sepeda
motor.

Lubang yang menganga dengan lebar sekitar 3,5 meter, panjang sekitar puluhan meter dengan kedalaman mencapai 30 cm. Hal tersebut, sangat membahayakan para pengguna kendaraan khususnya pengendara sepeda motor. Sebab median jalan yang tersisa dari lubang dan ambles tersebut, tak kurang dari 2 meter. Agar para pengendara berhati-hati, dan tidak terjadinya kecelakaan lalu lintas. Warga setempat memberikan tanda, dengan memasang ban dan kayu yang didirikan seperti orang-orangan sawah.

Selain di depan bekas bangunan bioskop lama, kerusakan jalan lainnya yang berada di Jalan Yos Sudarso, Telukbetung Selatan juga berada di depan toko spare part mobil atau sebelum Klinik Kosasih.

Irwan, warga yang tinggal di sekitaran Jalan Yos Sudarso, berharap Pemkot Bandarlampung segera memperbaiki jalan yang sudah sangat parah lubangnya, karena sangat membahayakan bagi para pengguna kendaraan khususnya pengendara sepeda motor.

“Warga sengaja memasang tanda seperti orang-orangan sawah ini, agar pengendara harus berhati-hati. Karena jalannya berlubang dan bergelombang, sehingga berbahaya jika tidak diberi tanda,”kata Irwan kepada teraslampung.com, Rabu (8/6/2016).

Menurutnya, Jalan Yos Sudarso sudah rusak sejak beberapa bulan lalu atau hanya beberapa saat setelah diperbaiki. Hingga sekarang belum ada perbaikan. Padahal, jalan ini merupakan jalan utama yang sering dilalui banyak kendaraan.

“Sudah pernah dibor atau didedel sama kontraktor dan pekerjanya. Saya mengira mau diperbaiki jalannya ternyata tidak hanya dibiarkan begitu saja. Jadi lubangnya tambah dalam dan rusaknya makin melebar,” katanya.

Menurut Irwan, sudah banyak pengendara sepeda motor yang jatuh saat melintasi jalan ini.

Jika tidak segera diperbaiki, pada ‘musim mudik Lebaran’ kali ini dikhawatirkan para pengendara khususnya sepeda motor yang akan melintasi jalan ini terjadi kecalakaan lalu lintas.