Jambret Bersenjata Tajam Diringkus di Jati Agung

Bagikan/Suka/Tweet:

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Ilustrasi

BANDARLAMPUNG – Herdiyanto (18), remaja yang menjadi pelaku penjambretan  Jalan
Ryacudu, Rabu (23/9/2015) lalu sekitar pukul 01.30 WIB, diringku Petugas Unit Reskrim Polsekta Sukarame di rumahnya di Desa Jatimulyo, kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Minggu (27/9/2015) lalu.

Kapolsekta Sukarame Kompol Marlin Lumban Gaol mengatakan, tersangka Herdiyanto adalah salah serorang pelaku perampasan tas milik korban Radika Saputra (21) di sebuah kios pengisian bensin eceran di Jalan Ryacudu, Rabu (23/9/2015) lalu sekitar pukul 01.30 WIB.

“Korban Radika, saat itu hendak pulang kerumahnya di Gedung Harapan, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Saat melakukan perampasan, tersangka Hardiyanto bersama ketiga rekannya yang saat ini masih buron (DPO),”kata Lumban, Selasa (29/9).

Lumban mengutarakan, peristiwa perampasan itu terjadi ketika korban dalam perjalanan pulang kerumahnya. Karena kehabisan bensin, korban berhenti di kios tempat pengisian bensin eceran di pinggir jalan. Pada saat itulah, datang tersangka Hardiyanto bersama ketiga rekannya.

“Empat orang tersangka itu, langsung menghampiri korban. Lalu para tersangka ini, menodong korban menggunakan senjata tajam jenis golok, celurit dan badik,”ujar Lumban.

Hardiyanto Cs, lanjut mantan Kapolsekta Telukbetung Barat ini, memaksa korban untuk menyerahkan uang dan barang berharga lainnya. Jika korban melawan dan tidak menyerahkan uangnya, para tersangka mengancam akan membunuh korban. Namun pada saat kejadian, korban berusaha bersikeras dan mengatakan bahwa tidak punya uang.

“Salah satu tersangka, langsung merampas tas yang dibawa korban. Tas itu didalamnya berisi dompet, para tersangka mengambil uang Rp 100 ribu dari dalam dompet korban lalu mereka pergi meninggalkan korban,”terangnya.

Usai kejadian tersebut, kata Lumban, korban melaporkannya ke Mapolsekta Sukarame. Berdasarkan laporan korban, petugas langsung melakukan penyelidikan dan penangkapan. Dari keempat tersangka pelaku perampasan, tersangka Hardiyanto dapat ditangkap dirumahnya. Sementara tiga pelaku lainnya, sudah kabur lebih dulu sebelum petugas datang untuk menangkapnya.

“Dari tangan tersangka Hardiyanto, disita barang bukti berupa satu  unit sepeda motor Honda Revo yang tanpa plat nomor kendaraan, sebilah golok dan badik. Barang bukti itu, yang digunakan tersangka saat melakukan aksi kejahatan merampas tas milik korban,”jelasnya.

Ditambahkannya, dari hasil pemeriksaan, tersangka Hardiyanto dan ketiga pelaku yang saat ini masih buron (DPO), seringkali melakukan tindak kejahatan dengan modus pemerasan disertai dengan penodongan menggunakan senjata tajam.

“Tersangka Hardiyanto Cs ini, sering melakukan pemerasan diwilayah Pusat Kegiatan Olah Raga (PKOR) Way Halim. Kasusnya saat ini masih kita kembangkan untuk mengungkap adanya TKP lain, ketiga tersangka lainnya masih dilakukan pengejaran petugas,”tandasnya.