Beranda News Anakidah Jambret HP Mahasiswi, Mantan Petinju Nasional Nyaris Babak Belur Dikeroyok Massa

Jambret HP Mahasiswi, Mantan Petinju Nasional Nyaris Babak Belur Dikeroyok Massa

4304
BERBAGI
Penjambret di Padang diamankan polisi untuk menghindari amukan massa. Foto: Istimewa via langgam.id

TERASLAMPUNG.COM — GZ (40), mantan atlet tinju nasional asal Sumatra Barat (Sumbar),diringkus polisi karena diduga merampas telepon seluler milik mahasiswi, Sabtu, 27 Januari 2020.

Aksi GZ dilakukan  di Jalan Ciliwung, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sabtu (25/1/2020) siang. Namun aksi GZ merampas Handphone korban bernama Zakya Mifta Huljannah (19), tak berjalan mulus. Sejumlah orang kemudian mengejarnya.

Saat sudah dikepung massa, dua polisi datang. GZ mencoba melawan saat hendak ditangkap dengan mengeluarkan celurit. Massa yang marah berusaha mengeroyok GZ.

Mengetahui hal itu, polisi kemudian meminta GZ melepaskan senjatanya. Akhirnya, ia pun dapat diringkus. Namun mengetahui GZ tak memegang senjata, massa kemudian menghajarnya seketika.

Polisi yang mengamankan GZ sempat kewalahan menenangkan massa. Untuk menghindari amukan massa, petugas melarikan pelaku dengan sepeda motor menuju Polresta Padang.

Kasat Reskrim Polresta Padang, AKP Edriyan Wiguna, mengatakan pihaknya telah memeriksa pelaku. Korban pun telah membuat laporan terkait peristiwa yang dialaminya.

“Pelaku ini merupakan residivis dan telah sering keluar masuk penjara. Sebelumnya, pelaku juga terlibat dalam kasus curanmor,” kata Edriyan, Minggu (26/1/2020).

Edriyan mengungkapkan, dari penangkapan pelaku pihaknya menyita barang bukti sepeda motor pelaku, senjata tajam jenis cerurit dan satu unit handphone hasil milik korban.

“Untuk pelaku akan dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian. Ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Padang, Kompol Asril Prasetya, mengapresiasi dua personelnya yang sigap menerima laporan masyarakat. Begitupun terhadap tindakan cepat yang diambil saat pelaku hendak dikeroyok massa.

“Mungkin kalau tidak diselamatkan, pelaku babak belur dihajar massa. Saya mengapresiasi tindakan dua personel yang bertindak cepat,” tuturnya.

GZ adalah mantan petinju kebanggaan Sumatera Barat yang pernah berlaga dalam ajang kompetisi nasional hingga internasional. Pelaku pernah mewakili Indonesia pada ajang olahraga tinju di Jepang, Korea, dan Thailand.

langgam.id

Loading...
BERBAGI
Artikel sebelumyaSeorang Warga Negara China Dirawat di RS Dr. Soetomo Surabaya
Artikel berikutnyaDikucuri DAK Rp47 Miliar, 9 Jalan di Lampung Utara akan Diperbaiki Tahun Ini
Portal Berita Lampung: Terkini, Independen, Terpercaya