Jampidsus Kejagung Lanjutkan Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Pengalihan Izin Tambang Batubara di Sorolangun Jambi

  • Bagikan
Gedung Kejaksaan Agung. Foto: Merdeka.com

TERASLAMPUNG.COM–Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung (Kejagung) mulai melanjutkan penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi yang belum tuntas yakni perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi terkait Penyimpangan dalam Proses Pengalihan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Batubara Seluas 400 Ha di Kabupaten Sorolangun, Jambi.Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan pers resminya di Jakarta pada Senin (10/5/2021).

Dia mengatakan salah satu Perkara Tindak Pidana Korupsi yang belum tuntas penyelesaiannya adalah Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi terkait Penyimpangan dalam Proses Pengalihan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Batubara Seluas 400 Ha di Kabupaten Sorolangun Provinsi Jambi dari PT. Citra Tobindo Sukses Perkasa kepada PT. Indonesia Coal Resources (anak Perusahaan PT. Antam. Tbk).

Kasus ini dengan  lima tersangka :  MT bin M, Tersangka ATY, Tersangka AL, Tersangka HW, Tersangka MH.

Leonard  menjelaskan perkara Tindak Pidana Korupsi tersebut disidik berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor : Print-41/F.3/Fd.1/08/2018 tanggal 14 Agustus 2018.

” Saat ini perkara tersebut sudah masuk dalam proses penyerahan berkas perkara Tahap I kepada Jaksa Penuntut Umum pada Direktorat Penuntutan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung”, jelasnya.

Diketahui, penuntasan Perkara Tindak Pidana Korupsi yang belum tuntas pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) akan terus diupayakan penyelesaiannya terhadap perkara-perkara lainnya. (Rls).

  • Bagikan