Jasad Bocah Warga Kebonjeruk Korban Hanyut Ditemukan di Pantai Kunyit

  • Bagikan
Petugas Basarnas Lampung membawa jasad Shakel ke rumah duka, Selasa pagi (18/5/2021).
Petugas Basarnas Lampung membawa jasad Shakel ke rumah duka, Selasa pagi (18/5/2021). Foto: Basarnas Lampung

TERASLAMPUNG.COM —Setelah melakukan pencarian selama dua hari dengan menyusuri selokan dan sungai hingga pantai, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan jasad Shakel (4) korban hanyut di selokan depan Gang Bukit, Kelurahan Kebonjeruk, Tanjungkarang Timur, Bandarlampung ditemukan di Pantai Kunyit, Selasa (18/05) pukul 05.30 WIB.

BACA: Cari Anak Hanyut di Bandarlampung, Ini yang Dilakukan Basarnas-BPBD-Polda Lampung

Selasa pagi  pukul 06.05 WIB Tim SAR Gabungan menerima info dari keluarga korban bahwa warga di sekitar Pantai Gunung Kunyit menemukan 1 jenazah sekitar 5 m dari bibir pantai pada pukul 05.30 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut Tim SAR Gabungan bersama keluarga korban menuju lokasi penemuan jenazah tersebut.

“Pada pukul 06.35 WIB tim beserta keluarga korban tiba di lokasi dan pihak keluarga korban membenarkan bahwa jenazah tersebut adalah atas nama Muhammad Arvansa Shakel (4) yang dilaporkan hanyut di Drainase Pasar Tugu pada hari Minggu (16/5/2021) kemarin. Lokasi penemuan korban sekitar 6,2 km arah tenggara dari lokasi kejadian,” kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Lampung, Basri, Selasa (18/5/2021).

Selanjutnya korban dievakuasi oleh tim SAR gabungan menuju rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Basri mengatakan keberhasilan Operasi SAR tidak lepas dari sinergitas antar instansi dan lembaga lembaga yg bergerak di bidang kemanusiaan. Tim SAR Gabungan yg terlibat dalam Operasi SAR ini terdiri dari BPBD Kota Bandarlampung, Basarnas Lampung, SAR Brimob Polda Lampung, Babinsa Tanjung Kebun Jeruk, Dit Sabhara Pamat, Dinas PU, FRRL Lampung, PMI Provinsi Lampung, Tagana Provinsi Lampung, IEA (Indonesia Escorting Ambulance), GasPoll, Vertical Rescue, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, RAPI, PPAI, Pol PP.

“Banyak lagi relawan yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu dalam operasi pencarian ini. Mereka tidak mendaftarkan diri ke posko tetapi mereka  dengan suka rela membantu proses pencarian. Atas sinergitas tersebut,” kata Kepala Basarnas Lampung, Jumaril.

“Kami juga  menghmbau seluruh masyarakat yang memiliki anak balita agar betul-betul mengawasi buah hatinya agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” imbuhnya.

.com/t/e/teraslampung.com.1193498.js" async>
  • Bagikan