Jatah Pupuk Subsidi Lampura Bertambah 15-an Ribu Ton

  • Bagikan

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Jatah pupuk subsidi untuk para petani Lampung Utara tahun 2021 ini mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2020 silam. Jika tahun lalu hanya 33.789 ton, kini jumlahnya bertambah menjadi 49.390 ton.

“Kuota pupuk subsidi tahun ini naik dari 33.789 ton menjadi 49.390 ton atau naik sekitar 15-an ribu ton,” kata Kepala Dinas Pertanian Lampung Utara, Sofyan, Selasa (23/2/2021).

Kenaikan jatah pupuk ‎subsidi ini dikarenakan meningkatnya kebutuhan pupuk tiap tahunnya dan juga adanya peningkatan jumlah petani yang terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (ERDKK). Pasokan pupuk subsidi sendiri telah didistribusikan pada petani sejak pekan pertama Februari lalu.

“Alhamdulillah, pasokan pupuk sudah normal sekarang ini,” terangnya.

Sayangnya, kenaikan jatah pupuk ini ternyata diikuti dengan kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) pada tahun ini. Kenaikan HET itu diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 49 Tahun 2020 Tentang Kebutuhan dan HET pupuk bersubsidi.

“Merujuk pada Permentan itu maka HET pupuk subsidi juga mengalami ‎kenaikan kecuali pupuk NPK,” kata dia.

‎Rinciannya, harga pupuk Urea naik dari Rp1.800-Rp2.250, SP 36 naik dari Rp2.000-2.400. Kemudian, ZA naik dari Rp1.400-Rp1.700, dan organik naik dari Rp500-Rp800.

“Memang pupuk NPK tidak naik harganya, tapi kandungan unsur haranya mengalami penurunan,” tuturnya.

  • Bagikan