Beranda Teras Berita Jelang H-5 Lebaran, Penumpang KAI Tanjungkarang Naik 30 Persen

Jelang H-5 Lebaran, Penumpang KAI Tanjungkarang Naik 30 Persen

180
BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Ilustrasi (dok)

BANDARLAMPUNG- Jelang H-5 Hari Raya Idul Fitri 1436 H, volume penumpang di stasiun kereta api Tanjungkarang mengalami kenaikan 30 persen. Dengan adanya kenaikan penumpang tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Subdrive III.2 Tanjungkarang menambah tiga gerbong agar tidak terjadinya antrian penumpang.

Wakil Kepala Setasiun Tanjungkarang, Kurniawan mengatakan, pada H-5 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1436 H Tahun 2015 volum penumpang di stasiun Kereta Api (KA) Tanjungkarang meningkat sebanyak 30 persen, untuk mengantisipasi antrean dan lonjakan penumpang arus mudik lebaran, PT KAI Tanjungkarang menambah tiga gerbong. Satu gerbong untuk kelas eksekutif, dan dua gerbong untuk kelas bisnis.

Menurut Kurniawan, jumlah penumpang yang telah menggunakan jasa Kereta Api diantaranya KA Limex, KA Sriwijaya dan KA Ekspres Rajabasa jika dikomulatifikan mencapai  21. 703 penumpang. Jika dibandingkan kemarin, Sabtu (11/7) hanya  19. 497 penumpang atau naik  30 persen dibanding hari-hari biaya.

“Sejauh ini, belum ada keterlambatan keberangkatan para penumpang mudik yang menggunakan jasa angkutan Kereta Api. Kami pastikan tidak akan ada keterlambatan keberangkatan, diharapkan kepada para calon penumpang agar datang tepat waktu,” kata Kurniawan, Minggu (12/7).

Dikatakannya, sebelumnya, PT KAI hanya hanya menyiapkan tempat duduk duduk sebanyak 328 kursi, dan malam ini bertambah sekitar 118 sehingga jumlah kursi yang disediakan oleh pihaknya sebanyak 442 kursi. Untuk malam ini, Minggu (12/7), gerbong yang telah diberangkatkan ada delapan dan itu sudah terisi semua.

Terkait dengan adanya keterlambatan keberangkatan kereta, Kurniawan mengungkapkan, sampai saat ini belum terjadi  adanya keterlambatan, dan PT. KAI Subdivre III.2 Tanjungkarang akan memastikan kereta tidak terlambat berangkat.

Ditambahkannya, untuk menjaga keselamatan para penumpang mudik  dan mencegah hal yang tidak diinginkan. P. KAI Tanjungkarang bekerjasama dengan Badan narkotika nasional Provinsi (BNNP) Lampung melakukan tes urine bagi para masinis yang akan bekerja pada arus mudik tahun 2015.

Untuk diketahui, tiket Kereta Api kelas ekonomi (Rajabasa) Rp35 ribu, kelas bisnis (Sriwijaya) tarif bawah Rp 90 ribu hingga Rp 160 ribu, dan kelas eksekutif Rp 160 ribu hingga Rp 200 ribu.

Jika penumpang kehilangan tiket yang sudah dibeli, dapat diurus sesuai identitas pada saat membeli dan akan diganti dengan tiket pengganti.

Loading...