Jalan Provinsi Lampung Makin Rusak Parah

Bagikan/Suka/Tweet:

Hermansyah, Mas Bowo, Naquib Revolusi, Ruli/Teraslampung.com

Kondisi jalan di Lampung Tengah

BANDARLAMPUNG—Jangan harap bisa bermimpi di atas kendaraan, jika melintasi jalan di Provinsi Lampung. Hampir seluruh jalur di daerah ini rusak parah. Pengguna jalan dan warga setempat mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan.

Dari Lampung Selatan, sejak lepas Pelabuhan Bakauheni jalan rusak parah. Meski saat ini sedang perbaikan, namun dikhawatirkan hingga musim mudik belum selesai. Kemudian jalan alternatif Gayam-Ketapang. Di daerah ini, sejak dua tahun terakhir, kondisinya makin parah.

Jalur lintas tengah Sumatera di Km 157 Kecamatan Bukitkemuning, Lampung Utara, juga rusak berat. Sehingga sulit dilalui kendaraan. Kerusakan jalan di wilayah ini terjadi sejak enam bulan ini. Aspal jalan banyak mengelupas.

Pengemudi terpaksa waspada melalui jalur ini, agar tidak terjungkal dan patah as roda. Padahal, menjelang arus mudik, bisanya jalan ini cukup padat. Apalagi badan jalan cukup sempit dan keberadaan pasar tradisional.

Sebuah truk diduga patah as

Sementara jalan rusak parah juga terjadi di Kabupaten Tulangbawang Barat. Selain jalan rusak dan berlumpur, salah satu jembatan yang terbuat dari kayu di jalan ini, makin menyulitkan pengguna jalan.

Misalnya jalan di Kampung Jaya Murni, Kecamatan Gunung Agung, Tulangbawang Barat, nyrasi tidak bisa dilalui kendaraan. Jalan ini menghubungkan tiga kabupaten, yaitu Tulangbawang Barat, Way Kanan, Mesuji.

Kerusakan jalan di Kabupaten Tulangbawang Barat ini sudah berlangsung beberapa tahun, namun tidak ada perbaikan dari pemerintah setempat.

Warga setempat meminta pemerintah segera memperbaiki jalan ini. Mengingat infrastruktur jalan ini menjadi bagian dari kehidupan mereka. “Bawa motor saja mesti didorong, apalagi kalau liwat jembatan kayu yang juga rusak,” kata salah seorang pengguna jalan.

Masyarakat sekitar mengaku kesulitan untuk menjual hasil bumu, akibat kondisi jalan yang rusak itu. “Lama-lama kami tidak bisa menjual hasil bumi, karena terhalang jalan yang rusak,” kata Soleh, pengguna jalan.

Beberapa warga pengguna jalan yang ditemui mengaku amat berharap pada Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo menjadikan perbaikan jalan sebagai program prioritas pada tahun pertama kepemimpinannya.

Bagaimana pun, kata warga, jalan mulus membuat perkenomian menjadi mulus. Provinsi Lampung sebagai gerbang Sumatera dari Pulau Jawa atau sebaliknya, semestinya infrastruktur jalan sangat diperhatikan.

“Tapi kenyatannya, selama ini jalan di daerah ini rusak parah,” kata Rasman, warga Bandarjaya, Lampung Tengah.

Dia menunjuk jalan di kabupaten yang dipimpin A. Pairin-Mustapa ini, sejak Wates hingga Terminal Bettan Subing hampir di seluruh ruas jalannya rusak parah. Sulit mau berharap nyaman di kendaraan begitu memasuki Lampung Tengah, katanya lagi.

Editor: Isbedy Stiawan ZS