Jelang Ramadan, Harga Ayam Potong di Bandarlampung Naik Hingga Rp10 Ribu

  • Bagikan
Wiwin, pedagang ayam potong di Pasar Kangkung, Bandarlampung. Foto: Teraslampung.com/Mas Alina Arifin

TERASLAMPUNG.COM–Menjelang bulan Ramadan 2021, harga daging ayam potong (ayam broiler) di pasar tradisional di Lampung merambat naik. Kenaikan kali ini lumayan tinggi, yaitu Rp5 ribu hingga Rp10 ribu.

“Daging ayam potong ukuran 2 kg naik dari Rp 55 ribu menjadi  Rp65.000. Ayam yang ukuran 1 kg naik dari Rp25 ribu menjadi Rp30 ribu,” kata Wiwin (45), pedagang Pasar Kangkung Bandarlampung, Minggu (11/4/2021).

Menurut Wiwin, kenaikan itu sudah dimulai dari agen. “Biasanya menjelang Ramadan permintaan ayam potong memang lebih banyak. Ibu rumah tangga yang tidak biasa membeli ayam pun biasanya membeli ayam untuk persiapan sahur hari pertama,” katanya.

Wiwin mengaku tahun-tahun kenaikan harga ayam menjelang Ramadan tidak setinggi tahun ini.  Wiwin mengatakan, kenaikan Rp5 ribu hingga Rp10 ribu per potong termasuk tinggi. Menurutnya, biasanya kalaupun ada kenaikan, paling tinggi Rp3 ribu/kg.

“Kami harus menaikkan harga karena harga dari agen memang sudah naik,” ujarnya.

Wiwin mengatakan, ayam ukuran kecil dijual Rp 30.000/ekor, ukuran sedang antara Rp 35.000 -Rp40.000/ekor sedangkan yang besar sekitar Rp 55.000/ekor.

Naiknya harga ayam boiler dikeluhkan para ibu rumah tangga. Menurut mereka, sebenarnya kalau kenaikannya wajar tidak masalah.

“Sekarang ini naiknya sampai Rp10 ribu per kilo. Karena sudah telanjur ke pasar ya terpaksa saya beli jug, meskipun hanya dua ekor. Biasanya kalau menjelang Ramadan seperti sekarang ini saya beli lima sampai enam ekor untuk persediaan awal puasa,” kata  Linda(47) ,warga Sumurbatu, Telukbetung Utara.

Mas Alina Arifin

  • Bagikan