Beranda News Pusiban Jelang Ramadhan, Arinal Minta Pertamina Tambah Stok BBM untuk Lampung

Jelang Ramadhan, Arinal Minta Pertamina Tambah Stok BBM untuk Lampung

151
BERBAGI
Sekdaprov Lampung Arinal Djunaidi

BANDARLMPUNG, Teraslampung.com– Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Arinal Djunaidi  meminta  Permina menambah stok BBM untuk Lampung sebesar 1,5 persen dari kuota yang ada. Meskipun stok BBM cukup hingga 10 hari ke depan, tetapi karena Lampung daerah transit maka perlu menambah stok.

“Berdasarkan hasil laporan, stok BBM sampai 10 hari ke depan telah tersedia. Akan tetapi saya minta Pertamina juga menyiapkan 1,5% dari kuota yang diperlukan. Karena Lampung merupakan daerah transit. Banyak kendaraan yang mengisi BBM. Jangan sampai BBM untuk Lampung disedot oleh daerah lain,” tegas Sekda . Sekda ketika memimpin ekspose menjelang Bulan Ramadhan yang dihadiri unsur Polda Lampung, Bank Indonesia, dan pihak terkait lainnya, di Ruang Abung Pemprov Lampung, Kamis (11/6/2015).

Selain kepada Pertamina, Sekda juga meminta satuan kerja terkait mempersiapkan berbagai hal menjelang Ramadhan dan Hari Lebaran. Ketersediaan mencakup pangan, angkutan lebaran, jalan raya dan jembatan termasuk pengamanan serta ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).

“Saya minta kepada Dinas Perhubungan untuk mengecek angkutan darat, laut dan udara guna mengantisipasi lonjakan penumpang dan pengemudi. Tahun lalu kita sukses menyiapkannya. Mudah-mudahan tahun ini tidak bermasalah. Berdasarkan laporan ASDP tidak terjadi penumpukan kendaraan di  Pelabuhan. Namun demikian kita harus tetap mengantisipasi  khususnya untuk antrian kendaraan yang masuk Pelabuhan,” kata dia.

Sekda juga mengingatkan kepada pihak Kepolisian untuk mengawasi rambu-rambu yang terpasang, baik yang bersifat sementara atau permanen. Upaya ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan dan kemacetan lalu lintas.

Sementara itu  Bank Indonesia Perwakilan Lampung menjelaskan kondisi inflasi di Lampung saat mendekati angka 8,18. Namun demikian perlu diwaspadai menjelang Ramadhan dan Lebaran. Namun demikian biasanya pasca lebaran harga sembako dan barang-barang turun hingga inflasi juga diperkirakan menurun.

Untuk pengamanan Ramadhan dan Lebaran, Dirlantas Polda Lampung Kombes Pl Syamsu RD mengatakan, diawali dengan operasi Patuh dan dilanjutkan dengan Operasi ketupat. Upaya ini dilakukan guna mengantisipasi terjadi kecelakaan yang biasanya meningkat menjelang Lebaran.

“Sampai dengan hari ini tedapat 41 kejadian kecelakaan. Rinciannya 19 orang meninggal, 35 luka berat dan 11 luka ringan. Total kerugian materi mencapai 212 juta,” jeas Dirlantas.

Ditambahkan pihaknya juga melakukan pengamanan khususnya di beberapa titik jalur  Jalan Lintas Sumatera sepanjang 930,  85 kilometer. Termasuk juga beberapa jalur alternatif.

Loading...