Beranda News Pusiban Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Stok Daging di Lampung Aman

Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Stok Daging di Lampung Aman

469
BERBAGI
  Kepala Dinas Peternakan Provinsi Lampung Dessy Romas saat memberikan keterangan kepada para wartawan terkait stok daging menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2015 di Lampung, di Begadang Resto Bandarlampung, Kamis (4/6).
  Kepala Dinas Peternakan Provinsi Lampung Dessy Romas saat memberikan keterangan kepada para wartawan terkait stok daging menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2015 di Lampung, di Begadang Resto Bandarlampung, Kamis (4/6).

Teraslampung.com– Kepala Dinas Peternakan Provinsi Lampung Desy Romas mengatakan stok daging untuk Ramadhan dan Idul Fitri 1436 Hijriyah aman bahkan berlebih.

“Stok daging untuk dua bulan ke depan aman. Stok bulan Juni sekitar  28.999 ekor sapi potong dan pada  Juli 31.339. Stok daging di Provinsi Lampung juga  berlebih karena selama ini Lampung memang menjadi provinsi produsen daging. Lampung memasok daging untuk Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten,  dan provinsi lain di Sumatera,” kata Desy saat Rapat koordinasi Supply-Demand Sapi Potong dan Kerbau Menjelang  Ramadhan dan Idul fitri 1436 H tahun 2015 di Begadang Resto, Kamis (4/6).

Menurut Desy untuk menekan peredaran daging ilegal di Lampung pihaknya bersama Dinas Peternakan dan Badan  Karantina Lampung melakukan beberapa antisipasi. Penjagaan dan pemeriksaan ketat terhadap daging yang masuk dan keluar Lampung dilakukan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

“Kami meminta Biro Perekonomian agar daging daging yang masuk ke Lampung dibuat lebih legal supaya lebih bisa dipantau .  Kami koordinasi dengan lintas sektoral  dengan dinas  perhubungan, kepolisian  dan balai karantina untuk mengatasi peredaran daging ilegal,” kata dia.

Sementara itu, untuk mengantisipasi lonjakan harga , bersama sama dinas perdagangan mencoba agar lonjakan tidak terlalu ada  kenaikan tinggi.

“Pasti ada kenaikan harga daging  tetapi  jangan sampai ada  lonjakan tinggi sepanjang ada supply and  demand. Terlebih Lampung  daerah lumbung ternak dan sebagai produsen ternak.”

Mas Alina Arifin

Loading...