Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Jenazah TKI Asal Bandarlampung yang Meninggal di Malaysia Diserahkan kepada Keluarganya

Jenazah TKI Asal Bandarlampung yang Meninggal di Malaysia Diserahkan kepada Keluarganya

574
BERBAGI
Penyerahan jenazah Kosilawati kepada pihak keluarga di Kampung Maritim, Panjang, Bandarlampung, Sabtu malam (27/5/2017).

TERASLAMPUNG.COM — Jenazah Kosilawati (31), TKI asal Kelurahan Karang Maritim, Panjang, Bandarlampung yang meninggal dunia di Malaysia pada Kamis lalu, diiserahkan Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Lampung kepada keluarganya, Sabtu malam (27/5/2017) pukul 19.30 WIB.

Jenazah diterima oleh suami almarhumah, Fartoni, diiringi isak tangis keluaarganya.

Menurut keterangan KBRI Kuala Lumpur, warga Kampung Karang Jaya Lk I RT 11 Kelurahan Karang Maritim, Kecamatan Panjang, Bandarlampung Bandarlampung itu meninggal dunia pada kamis (25/04) pukul 13.30  karena massive subarachnoid haemorrhage atau pendarahan otak.

Menurut BPTKI Lampung, Kosilawati berangkat secara prosedural sejak 2015 melalui PT Bidar Putra Sukses dan akan berakhir kontraknya pada Agustus 2017.

Saat menyerahkan jenazah kepada keluarga almarhumah Kosilawati, Kasubbag Tata Usaha BP3TKI Lampung, Kaswarudin mewakili Ka BP3TKI Lampung menyampaikan pernyataan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan dapat menerima dengan lapang dada, ini sudah ketetapan, semuanya sudah tercatat di Lauhul Mahfudz,” kata Kaswarudin.

Mengenai haknya sebagai TKI, BP3TKI Lampung akan terus mengawal pencairan asuransi TKI kepada ahli waris, adapun jumlah santunan dengan risiko meninggal dunia sesuai peraturan sebesar Rp 80 juta. Perinciannua: untuk  santunan sebesar Rp75 juta dan santunan pemakaman Rp5 juta.

Kaswarudin mengatakan, pemerintah mewajibkan setiap TKI yg bekerja di luar negeri diikutsertakan dalam program asuransi TKI yang bertujuan agar jika terjadi risiko, TKI mendapat kompensasi dan hak-haknya terlindungi.

Menurut Kaswarudin, manfaat yang didapat mencakup setiap permasalahan sejak pra, masa hingga menjadi purna TKI, risiko yang ditanggung asuransi tidak hanya kematian, kecelakaan, atau sakit tapi bahkan risiko di-PHK, gaji tidak dibayar, serta risiko yang terjadi di perjalanan saat kepulangan dari bandara  ke rumahnya.

Loading...