Beranda Teras Berita Jerman Miliki Pemain Merata Dibanding Portugal

Jerman Miliki Pemain Merata Dibanding Portugal

143
BERBAGI

Bagas M. Prasetyo, Isbedy Stiawan ZS/Teraslampung.com

 Bandarlampung—Beberapa jam lagi, pertarungan Jerman melawan Portugal menjadi sesi yang ditunggu-tunggu “penggila” bola di seluruh benua. Pertemuan dua tim raksasa ini mengawali partai di Grup G, dan akan ditayangkan langsung oleh TVOne dan ANteve pada pukul 23.00 WIB.

Partai pembuka di Grup G ini diprediksi akan menarik. Di kubu Portugal ada Ronaldo, yang diandalkan oleh tim ini. Sementara pada tim Jerman, ditaburi bintang dari klub “kelas satu” di Eropa saat ini: Buyer Munchen dan Borusia Dortmund.

Sastrawan Indonesia Ari Pahala Hutabarat dan Fakhrunnas MA Jabbar menjagokan Jerman. Keduanya optimistis Jerman akan memetik nilai pada laga pertama di grup yang terdapat tim nasional dari Ghana, Amerika, Jerman, dan Porugal.

Sementara Aulia Wibowo memegang Portugal sebagai pemenang dari pertarungan melawan Jerman. Ajudan Bachtiar Basri ini menjagokan Portugal, selain ada Cristian Ronaldo juga kekuatan para pemainnya.

Ari Pahala Hutabarat

Ari Pahala Hutabarat memprediksi,  pertandingan dua tim ini akan berakhir selisih satu gol. “Jerman akan menang selisih satu gol. Bisa 1-0 atau 2-1,” ujar sastrawan yang juga sutradara di Komunitas Berkat Yakin (KoBer) Lampung.

Menurut Ari, Jerman lebih diunggulkan ketimbang Portugal, karena materi pemainnya yang lebih merata  baik dari segi usia (relatif masih muda) maupun skill atau keterampilan.

Lalu, kata Ari lagi, faktor regenerasi pemain di timnas Jerman. Sebagian besar tim ini dihuni pemain muda usia. Hal ini tentu akan menentukan juga.

“Kemudian, sebahagian besar pemain Jerman diisi oleh para pemain berasal dari Bayern Munchen, Borusia Dortmund–dua klub ‘kelas satu’ di ranah Eropa saat ini,” jelas dia.

Jadi, lanjut Ari Pahala Hutabarat, dua faktor tersbeut mau tak mau tentu berpengaruh terhadap kemenangan Jerman atas Portugal. Selain itu organisasi tim yang mengandalkan kolektivitas serta skema serangan yang rapih dibangun dari bawah secara sistematik.

“Hal ini bertolak belakang dengan tim Portugal yang ‘hanya’ mengandalkan Cristiano Ronaldo sebagai ‘bintang andalan’.–intinya Portugal, mau tak mau harus diakui, hanya mengandalkan pada status kebintangan Ronaldo, sedangkan Jerman tidak,” tutup Ari yang dihubungi via telepon, Senin (16/6) sekira pukul 19.00.

Fakhrunnas MA Jabbar

Sastrawan asal Riau Fakhrunnas MA Jabbar memberi alasan Jerman akan memenangi pertarungan mala mini. Karena, kata dia, tim Panser Jerman (dulu Jerman Barat) sejak dulu sudah teruji sebagai kesebelasan yang tangguh dan bermental juara.

“Jerman bahkan pernah 3 kali jadi juara dunia,” kata Nas, panggilan akrab Fakhrunnas MA Jabbar.

Ditambahkan Nas, para pemain Jerman kali ini termasuk para pemain yang berprestasi di klub masing-masing di antaranya Klose, Muller, Podolski, dan lain-lain. Sementara Portugal hanya mengandalkan Ronaldo dan Pepe yang belum pasti bisa bermain secara team work.

“Karena itu, prediksi saya Jerman menang dengan skor 2-1,” kata sastrawaan yang juga jurnalis asal Riau ini.

Loading...