Beranda Hukum JKL Serahkan Bukti Kasus Sinta Melyati kepada Komisi III DPR

JKL Serahkan Bukti Kasus Sinta Melyati kepada Komisi III DPR

599
BERBAGI
Kadafi dan Ahmad Muslimin menyerahkan bukti kasus Ridho Ficardo - Sinta Melyati kepada anggota Komisi III DPR RI Desmon J Mahesa.

TERASLAMPUNG.COM — Jaringan Kerakyatan Lampung (JKL) menyerahkan bukti kasus dugaan perundungan yang melibatkan Gubernur Lampung Ridho Ficardo kepada Komisi III DPR RI dalam dengar pendapat dengan wakil rakyat di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (3/4/2017).

Tim JKL yang ikut dengar pendapat dan menyerahkan bukti tersebut antara lain Muhammad Kadafi, Joni Fadli (Acong), dan Ahmad Muslimin (Ahmad Bara).

“Bukti yang diserahkan ke Komisi rencana akan segera mengkonfrontir semua pihak terkait dugaan perbuatan tercela Ridho Ficardo terhadap Sinta Melyati pada rapat dengar pendapat (RDP) tertutup,” kata Acong, Koordinator JKL, usai dipanggil Komisi III DPR RI, Senin (3/4/17), pukul 11.00.

Menurut  Acong, mereka yang akan dikonfrontir oleh Komisi III DPR RI adalah Ridho Ficardo, Sinta Melyati, Dewi Sartika, dan lain yang dianggap perlu. Dewi Sartika adalah mantan pengacara Sinta Melyati yang melaporkan kasus ini ke Komisi III.

Acong mengatakan,  Komisi III DPR RI akan rapat internal untuk kemudian menjadwalkan pemangilan terhadap Dewi Sartika serta RDP tertutup untuk mengkonfrontirnya dengan pihak terkait.

“Semua akan dipanggil, termasuk JKL, biar masalahnya terbuka,” kata Acong.

Pada kesempatan tersebut Desmon Mahesa mengaku komisinya gerah dituduh tidak serius dan masuk angin dalam menindaklanjuti dugaan kasus perbuatan tercela yang melibatkan Ridho Ficardo yang kini menjabat gubernur Lampung terhadap wanita bernama Sinta Melyati.

“Desmon berjanji akan menyeriusi kasus ini. Apa lag, kata dia, dia mendengar dari beberapa pihak  bahwa Komisi III dianggap sudah masuk angin. Kami juga tidak terima karena Komisi III juga sudah dituduh main-main,” kata Ahmad Bara, menirukan statemen Desmon Mahesa.

TL/ILS

 

Loading...