Beranda Ekbis CSR JNE Salurkan 40 ribu Liter Air Bersih untuk Warga Lampung

JNE Salurkan 40 ribu Liter Air Bersih untuk Warga Lampung

272
BERBAGI
Bantuan air bersih dari JNE Bandarlampung untuk warga Lampung Selatan.
Bantuan air bersih dari JNE Bandarlampung untuk warga Lampung Selatan.

TERASLAMPUNG.COM — Kemarau panjang yang terjadi selama delapan bulan terakhir membuat warga di Lampung hingga kini kesulitan mendapatkan air bersih. Terkait hal itu,  JNE Bandarlampung memberikan bantuan sebanyak 40.000 liter air bersih kepada warga yang membutuhkan.

Bantuan air bersih itu disalurkan untuk warga Dusun Tarahan dan Dusun Sebalang di Desa Tarahan, Lampung Selatan serta Desa Candimas dan Kelurahan Sukamenanti, Lampung Selatan, pada 14 dan 15 November 2019.

“Kegiatan berbagi air bersih, menjadi salah satu bentuk nyata JNE Bandar Lampung untuk dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat di sekitarnya. Ini juga merupakan salah satu perwujudan tagline JNE yaitu Connecting Happiness. Kami berharap dapat mengantarkan kebahagiaan bagi masyarakat melalui bantuan ini,” kata Ahmad Junaidi, Pimpinan Cabang Utama JNE Bandarlampung, Selasa, 19 November 2019.

Menuurutnya, penyerahan dan penyaluran bantuan kepada warga dimonitor secara langsung oleh Kepala Desa atau Ketua RT masing – masing daerah.

Ketua RT Desa Candi Mas, Sujarwo, sebagai salah satu desa yang menerima bantuan, mengucapkan kasih atas bantuan air bersih dari JNE ini.

“Kami berharap JNE dapat semakin maju agar dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat di berbagai bidang,” katanya.

Pemandangan mengharukan terlihat dalam proses pendistribusian bantuan air bersih ini. Warga desa yang didominasi oleh para orang tua dan perempuan telah menunggu dengan membawa peralatan masing-masing berupa ember dan jerigen air. Semuanya tampak bahagia dengan wajah berseri – seri ketika melihat truk tangki air datang.

Iyan, salah satu warga Desa Tarahan, mengungkapkan, selama kemarau panjang dia dan keluarganya terpaksa berjalan kaki sejauh 1 km untuk mendapatkan air bersih. Sesampai di tempat pengambilan air ia masih harus mengantre.

“Bahkan untuk mencuci saja, kami hanya bisa memanfaatkan air empang yang kualitas sudah jelas sangat tidak bersih,” tuturnya.

Iyan pun berterima kasih kepada semua pihak yang membantu, terutama JNE, sehingga warga bisa kembali menggunakan air bersih ini untuk kebutuhan sehari – hari.

“Bantuan ini tidak hanya untuk aktifitas yang membutuhkan air bersih seperti mencuci. Untuk yang lainnya, terutama memasak dan air minum pun bertambah. Kami akan gunakan sebaik mungkin agar cukup untuk melewati kemarau kali ini,” kata dia.

Loading...