Beranda Teras Berita Jokowi-JK Imbau Para Pendukungnya Tidak Rayakan Pengumuman KPU pada 22 Juli dengan...

Jokowi-JK Imbau Para Pendukungnya Tidak Rayakan Pengumuman KPU pada 22 Juli dengan Kemeriahan

346
BERBAGI

Rama Pandu, Mas Alina Arifin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak terpengaruh oleh isu pengerahan massa yang akan dilakukan pihak Prabowo-Hatta pada saat rapat pleno penghitungan suara hasil Pilpres oleh KPU Pusat pada 22 Juli 2014 mendatang.

Alih-alih mengajak para pendukungnya memeloti penghitngan suara di kantor KPU di Jl.Imam Bonjol, Jokowi justru mengimbau para pendukungnya untuk tidak turun ke jalan atat mendekati kantor KPU. Para pendukungnya diimbau untuk beraktivitas seperti hari-hari biasa.

“Saya bersama Bapak JK berharap pengumuman KPU pada tanggal 22 Juli 2014 berlangsung dalam kedamaian dan ketenangan. Kami meminta kepada seluruh pemilih dan simpatisan Jokowi JK untuk dapat mengikuti dan melaksanakan pernyataan kami ini sebaik baiknya,” imbau Jokowi melalui akun Facebooknya.

Selain dikhawatirkan bentrok dengan para pendukung Prabowo-Hatta, imbauan Jokowi itu, kemungkinan besar terkait beredarnya berita tentang adanya sekelompok perempuan yang memakai baju kotak-kotak seperti yang selama ini dipakai para pendukung Jokowi, yang ditengarai sebagai pihak yang menyamar sebagai ‘pendukung Jokowi’. Para perempuan yang mengklaim sebagai “Srikandi Revolusi Mental” itu sempat membagi-bagikan takjil berbuka puasa. Dikabarkan mereka justru berkeingan menolak hasil Pilpres.

Selain imbauan dari Jokowi, di dunia maya kini juga beredar imbauan untuk mengikuti “22 JULI HARI GERAKAN DI RUMAH SAJA”. Pesan gerakan ini sama: mengimbau agar pendukung Jokowi-JK tidak turun ke jalan pada 22 Juli 2014 nanti.

“Usahakan tanggal 22 Juli 2014 sama sekali tidak keluar rumah. Cukupkan kebutuhan logistik pada tanggal itu. Kita tinggal nonton televisi, dan siapkan senjata di tangan, yaitu handphone untuk terus berkorespondensi saling berkabar. Saling kirim foto selfi juga boleh,” tulis Sunardian Wirodono, budayawan asal Yogya melalui akun Faceboonya.

Berikut ini imbauan Jokowi melalui akun Joko Widodo yang diunggah pada Kamis, 17 Juli 2014:

Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air yang saya cintai,


Sebentar lagi, pada tanggal 22 Juli 2014, akan menjadi hari yang dinanti oleh seluruh Rakyat Indonesia sebagai puncak Pesta Demokrasi Bangsa Indonesia.


Pada tanggal 22 Juli 2014, Komisi Pemilihan Umum akan mengumumkan Presiden yang dipilih oleh Rakyat Indonesia untuk memimpin Bangsa Indonesia untuk 5 tahun ke depan.


Sehubungan dengan pengumuman resmi dari KPU ini, saya mengajak seluruh Rakyat Indonesia untuk tetap tenang dan beraktifitas seperti biasa serta tidak melakukan kegiatan kegiatan yang bersifat merayakan dengan kemeriahan.


Persoalan Bangsa kita masih sangat banyak yang harus diselesaikan. Siapapun Presiden yang terpilih akan menghadapi tugas yang sangat berat. Sehingga siapapun yang terpilih selayaknya tidak merayakan sebagai sebuah kemenangan tetapi memaknai sebagai sebuah tahap mengemban tugas dan amanat yang berat.


Dengan terpilihnya pemimpin baru bangsa ini, maka kita harus dukung siapapun yang terpilih agar tugas yang harus diselesaikan Pemimpin baru Bangsa menjadi lebih ringan. Kita tinggalkan perbedaan dan kita satukan pemikiran dan cita cita yang sejalan.


Saya bersama Bapak JK berharap pengumuman KPU pada tanggal 22 Juli 2014 berlangsung dalam kedamaian dan ketenangan. Kami meminta kepada seluruh pemilih dan simpatisan Jokowi JK untuk dapat mengikuti dan melaksanakan pernyataan kami ini sebaik baiknya.


Untuk Bangsa, 
Untuk Negara, 
Tanah Air Indonesia …..


Wassalam


JOKO WIDODO dan JUSUF KALLA

Loading...