Beranda Politik Pemilu 2014 Jokowi-JK Unggul di Lampung, Saksi Prabowo-Hatta Rajasa Menolak Tandatangani Berita Acara

Jokowi-JK Unggul di Lampung, Saksi Prabowo-Hatta Rajasa Menolak Tandatangani Berita Acara

285
BERBAGI

Teraslampung.com – KPU Lampung telah menyelesaikan penghitungan suara hasil Pemilu Presiden 9 Juli 2014 dalam rapat pleno di Hotel Bukit Randu, Sabtu (19/7).

Berdasarkan hasil penghitungan suara KPU Lampung di Hotel Bukit Randu, Bandarlampung, pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla unggul dengan memperoleh  2.299.889 suara, sementara Prabowo-Hatta Rajasa memperoleh 2.033.924 suara. Jumlah suara tidak sah tercatat ada 27.179.

Hasil itu sama persis dengan rekapitulasi yang dilakukan oleh 14 KPU Kabupaten/Kota. Masing-masing ketua KPU Kabupaten/Kota hanya mengulang penghitungan yang sebenarnya hasilnya sudah ditetapkan di masing-masing KPU Kabupaten/Kota.

(Baca: Inilah Perolehan Suara Prabowo-Hatta Rajasa dan Jokowi-JK di Lampung).

Meskipun berlangsung lancar, dua orang saksi pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menolak menandatangani hasil pleno KPU Lampung tersebut karena tidak puas dengan jawaban komisioner KPU Lampung tentang daftar pemilih khusus tambahan (DPTK).

Kedua saksi pasangan nomor urut satu yakni Aep Saripudin dan Ari Budi mempersoalkan DPTK.  Keduanya pun kemudian menolak untuk menandatangani berita acara penetapan hasil penghitungan suara Pilpres 2014 di Lampung.

Aep Saripudin, Ketua Bidang Generasi Muda DPW PKS Lampun, mengatakan akibat DPKT yang bermasalah, banyak calon pemilih tidak menggunakan hak suaranya.

Rapat pleno penghitungan suara Pilpres tersebut dipimpin Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono itu dan dihadiri seluruh komisioner KPU Lampung, para saksi dua pasangan capres-cawapres, dan perwakilan Bawaslu Lampung.

Hadir pula Kapolda Lampung Brigjen. Polisi Heru Winarko, Komandan Korem 043 Garuda Hitam Kolonel Winarto, dan Asintel Kejati Lampung Agus Salim, (Rama Pandu/Mas Alina)

Loading...