Beranda News Lampung Jokowi Minta Dalam 2 Minggu Ada Penerbangan Internasional ke Lampung

Jokowi Minta Dalam 2 Minggu Ada Penerbangan Internasional ke Lampung

2537
BERBAGI
residen Jokowi didampingi Menhub, Seskab, dan Gubernur Lampung meninjau Terminal Baru Bandara Radin Inten II, di Bandar Lampung, Lampung, Jumat (8/3) pagi.
residen Jokowi didampingi Menhub, Seskab, dan Gubernur Lampung meninjau Terminal Baru Bandara Radin Inten II, di Bandar Lampung, Lampung, Jumat (8/3) pagi. Foto: Setkab

TERASLAMPUNG.COM — Mengawali kunjungan kerjanya ke Provinsi Lampung, Jumat (8/3), Presiden Joko Widodo (Jokowi) Ibu Negara Iriana Joko Widodo meresmikan Terminal Baru Bandar Udara (Bandara) Internasional Radin Inten II, Branti, Lampung Selatan.

Pada kesempatan itu, secara simbolis meresmikan Terminal Baru Bandar Udara Silampari, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel).

Seusai peresmian kepada wartawan Presiden Jokowi mengaku telah memerintahkan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi K. Sumadi agar dalam waktu dua minggu mendatang sudah ada penerbangan internasional dari dan ke Bandara Radin II.

Presiden juga meminta agar transportasi dari kota menuju ke bandara lewat kereta bandara harus juga mulai disiapkan. “Sehingga kalau nanti kapasitas bandara itu membesar karena growth-nya sangat tinggi sekali di sini, itu sudah ada persiapan kereta bandaranya,” ujarnya.

Untuk perluasan untuk terminal selanjutnya, Presiden telah memerintahkan kepada Menhub untuk diserahkan saja ke Angkasa Pura (AP) 2 agar pengelolaannya ke depan lebih cepat, sehingga anggaran Kementerian Perhubungan bisa konsentrasi ke bandara-bandara yang lainnya.

Dengan peresmian Terminal Baru Bandara Internasional Radin Inten II itu, Presiden Jokowi berharap tempat-tempat wisata di Lampung yang banyak sekali, juga bisnis, investasi di Lampung akan banyak sekali. “Ini akan mendukung percepatan pertumbuhan dari Bandara Radin Inten II ini,” ujarnya.

Peresmian Terminal Baru Bandara Internasional Radin Inten II itu dihadiri oleh Menhub Budi K. Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur Lampung Ridho Ficardo.

Loading...