Jokowi, Selamat!

Bagikan/Suka/Tweet:

Jauhari Zaelani

Selamat. Saya ucapkan selamat kepada Jokowi “anda sudah membuktikan, anda berani ambil keputusan tidak populer”. Demi apa?

Selamat. Saya ucapkan selamat kepada Jokowi Lovers “anda sudah kehilangan kata-kata untuk membela Jokowi”. Ha yaaaa

Selamat. Saya ucapkan kepada pembenci Jokowi “anda memperoleh bahan untuk mencaci maki Jokowi”. Horeeee

Selamat. Saya ucapkan selamat kepada rakyat Indonesia “anda akan mengalami hidup yang lebih sulit pada beberapa hari kedepan”. Hmmm…udah biasa susah.

Selamat. Selamat kepada pemirsa televisi “anda akan menikmati kegaduhan demi kegaduhan”. Hmmmm masak iya sih, talak tiga ama tv?

Selamat. Selamat saya ucapkan kepada aktivis mahasiswa, anda memperolah kajian dan isu yang menarik untuk “kritis pada penguasa”.

Selamat berjuang

Akankah Jokowi dikenang sebagai presiden “gombal yang pandai ngegombalin rakyat”?

Akankah Jokowi akan dikenang sebagai presiden yang “arogan”, berani mencederai pemilihnya “dalam 100 hari pemerintahannya”?

Akankah Jokowi akan dikenang sebagai presiden yang mampu mengalihkan subsidi BBM untuk infrastruktur, kesehatan dan pendidikan rakyat kecil, “bukan sekedar bualan poltik”?

Akankah Jokowi akan dikenang sebagai presiden yang bisa membawa “Indonesia tanpa hutang”?
Akankah Jokowi mampu membuktikan janjinya “Indonesia harus mandiri scara ekonomi”?

Atau,

Sebaliknya, akankah kita mengenang Jokowi, sebagai presiden populer yang kemudian kesepian ditinggalkan “pendukungnya”?.

Sebaliknya, akankah kita akan mengenang Jokowi sebagai presiden yang paling banyak dikutuk rakyatnya selama dia “berkuasa”?

Entah berapa lama, aku harus menanti bukti dan bukti. Yang jelas kegaduhan ini akan kian riuh dan riuh.

Kemudian sunyi…….

Indonesia senyap seperti biasanya

Cabe dan tomat kembali mahal

Makin banyak orang yang linglung…