Beranda Politik Jokowi tak Terbendung

Jokowi tak Terbendung

55
BERBAGI
Joko Widodo (Dok Kompasiana)

TERASLAMPUNG.COM — Dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, sebagai sosok pilihan publik terhadap kandidat calon presiden berdasarkan survei Kompas, melejit ke posisi 43,5 persen. Survei menunjukkan pula bahwa dukungan ini tak hanya berasal dari kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

“Ketika calon lain masih berkutat dengan karakter dukungan yang eksklusif, dukungan untuk Jokowi justru inklusif, melampaui sekat-sekat demografi, sosial ekonomi, ataupun latar belakang politik pemilih,” ujar survei itu.

Survei ketiga pada Desember 2013 menunjukkan bahwa dukungan untuk Jokowi tak lagi berasal dari basis survei sebelumnya, yakni kalangan yang belum memiliki sosok presiden idaman. Dukungan teranyar untuk Jokowi bahkan diduga menggoyahkan dukungan untuk kandidat lain. “Semakin banyak yang tak loyal dan mengalihkan dukungan kepada Jokowi.”

Namun, kondisi ini diikuti pula dengan penurunan drastis dukungan terhadap Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. Survei menunjukkan, hampir separuh pemilih yang mengaku semula memilih Megawati telah mengalihkan dukungan kepada Jokowi.

Meski terus mencatatkan lonjakan dukungan dan memiliki angka loyalitas pemilih hingga 67 persen menurut survei ini, bukan berarti tak ada pemilih Jokowi yang beralih hati. Survei menunjukkan, sepertiga pemilih Jokowi pada periode jajak pendapat sebelumnya telah beralih mendukung kandidat lain, seperti Prabowo Subianto dan Wiranto, atau bahkan menjadi gamang menentukan pilihan.

Survei Kompas memotret enam sosok yang mendapatkan dukungan suara signifikan sebagai pilihan publik untuk Pemilu Presiden 2014. Keenam kandidat tersebut adalah Jokowi, Prabowo, Wiranto, Aburizal Bakrie, Megawati Soekarnoputri, dan Jusuf Kalla.

Rangkaian survei yang digelar harian Kompas menggunakan metode survei longitudinal, yakni meminta pendapat dari responden yang sama. Ketiga survei dilakukan secara tatap muka, dalam tiga periode waktu.

Survei periode pertama yang hasilnya dilansir pada Desember 2012 dilakukan pada rentang 26 November 2012 sampai 11 Desember 2012. Periode kedua, 30 Mei 2013 sampai 14 Juni 2013, dan diumumkan pada Juni 2013. Adapun periode ketiga terlaksana pada 27 November 2013 sampai 11 Desember 2013, diumumkan pada Rabu (8/1/2014).

Melibatkan 1.380 sampai 1.400 responden dari 34 provinsi di Indonesia, survei menggunakan tingkat kepercayaan 95 persen dan rentang kesalahan (margin of error) 2,6 persen dalam penarikan sampel acak sederhana.
Sumber: Kompas