Beranda News Nasional Jonan Juga Manusia

Jonan Juga Manusia

82
BERBAGI
Dirut PT KAI, Ignasius Jonan. (dok TEMPO)

JAKARTA, Teraslampung.com– Kinerja bagus sebagai bos PT KAI, membuat Dirut PT KAI Ignasius Jonan menjadi buah bibir. Hal itu terutama ketika sejumlah media online menampilkan foto Jonan yang tertidur pulas di sebuah kursi di salah satu gerbong kereta api. Jonan dielu-elukan para ‘aktivis’ media sosial. Namanya disebut-sebut sebagai salah satu menteri dalam kabinet yang bakal dibentuk Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Ketika Jokowi diagendakan akan bertemu Jonan pada Selasa (26/8), banyak pihak yang menafsirkan Jokowi sedang melakukan pendekatan untuk ‘meminang’ Jonan. Pertemuan memang akhirnya benar-benar terjadi.Namun, itu dalam kapasitas Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta. Jokowi pun tidak sendiri, tetapi ditemani Wakil Gubernur Basuki Cahaya Purnama alias Ahok.

Tentu, yang dibicarakan dalam pertemuan itu bukan soal Jonan yang namanya akhir-akhir ini ramai dibincangkan di media sosial sebagai dirut yang suka blusukan. Pada pertemuan  sekitar 1,5 jam dengan Jokowi dan Ahok itu Jonan membahas jalur kereta api ke Bandara Soekarno-Hatta.

Pengamat BUMN, Said Didu, sebagaimana dilansir tempo.co pada 4 Agustus 2014 lalu, menilai foto Jonan tertidur pulas di dalam gerbong kereta api bukanlan pencitraan. Menurut Said,  Dirut KAI itu memang gemar turun langsung ke lapangan untuk mengetahui masalah di perkeretaapian Indonesia.

“Saya kenal baik dia. Saya juga yang menyeleksi dia saat akan menjadi Dirut Kereta Api. Dia memasukkan kultur dirinya kepada perusahaan,” ujar Said, seperti ditulis Tempo.

Said mengatakan Jonan berhasil mengatasi penyakit utama KAI, seperti masalah ketertiban, kedisiplinan, dan permainan internal yang tinggi. Selain itu, dia berhasil memperbaiki tata kelola keuangan yang sebelumnya tidak disiplin dan berhasil melawan intervensi di luar lingkungan KAI.

Namun, tidak ada gading yang tak retak. Selain prestasi dan penampilan yang ‘merakyat’, ada pula kesaksian lain dari sejumlah wartawan yang menunjukkan Jonan juga manusia biasa yang bisa berperilaku menyebalkan. Salah satunya adalah pengalaman yang dialami oleh wartawan Tempo, Istiqomatul Hayati.

Istiqomatul dalam akun Facebooknya menceritakan perilaku tak sopan Jonan saat menjadi Dirut PT KAI. Menurut Istiqomatul, saat dirinya wawancara tentang pembenahan KAI untuk meminimalisasi kecelakaan. tiba-tiba Jonan melecekahkan dirinya dengan ungkapan verbal.