Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Kabag Hukum Pemkab Lampung Utara: Bersandal Saat Jam Kerja Termasuk Pelanggaran Aturan

Kabag Hukum Pemkab Lampung Utara: Bersandal Saat Jam Kerja Termasuk Pelanggaran Aturan

354
BERBAGI

‎Feaby/Teraslampung.com

Pegawai RSUD Ryacudu bersaandal saat jam kerja, 31 Juli 2015, pukul 14.20 WIB.

KOTABUMIKepala Bagian Hukum Pemkab Lampung Utara, Hendry menyatakan kebiasaan memakai sandal saat jam kerja oleh sejumlah oknum pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotabumi jelas melanggar aturan.

“Seluruh PNS itu harus pakai sepatu dan enggak boleh pakai sandal (saat dinas),” tegas Hendry melalui sambungan telepon, Minggu (2/7).

Menurut Hendry, aturan mengenai pakaian PNS berikut atributnya ini telah jelas tercantum dalam Peraturan Bupati nomor 40 tahun 2012 tentang pakaian dinas PNS. Setiap PNS wajib mematuhi aturan tersebut tanpa terkecuali.

“Jadi, jelas secara aturan, memakai sandal itu tak dapat dibenarkan kecuali dalam hal – hal tertentu seperti hendak shalat atau ke kamar kecil,” tandasnya.‎

Sebelumnya, tingkat kedisiplinan sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah Ryacudu (RSUDR) Kotabumi, Lampung Utara (Lampura) terbilang memprihatinkan. Terbukti, sejumlah oknum pegawai RSUDR lebih suka mengenakan sandal ketimbang sepatu.Baca: Sejumlah Pegawai RSUD Ryacudu Pakai Sandal pada Jam Kantor

Sikap sejumlah oknum pegawai RSUDR yang lebih suka memakai sandal itu ‎terungkap secara tak sengaja saat sejumlah Jurnalis menyambangi RSUDR untuk menemui Direktur RS terkait keluhan pelayanan BPJS (Badan Pelayanan Jaminan Sosial) dari keluarga pasien, Jum’at (31/7) sekitar pukul 14:30 WIB.‎

Sesampainya di sana, Direktur RS, Maya Metisa tak berada‎ di kantornya. Sejumlah wartawan hanya ditemui oleh dua pegawai pelayanan medik di lantai dua RS. Kedua pegawai itu terlihat memakai sandal saat meladeni wartawan seputar siapa saja pejabat RS selain Direktur yang dapat memberikan keterangan mengenai keluhan pelayanan BPJS di RSUDR.