Kabag Kesra Pemkab Lambar Bantah Umrah Gratis Dibiayai APBN

Ilustrasi
Bagikan/Suka/Tweet:

TERASLAMPUNG.COM, LIWA — Menurut Kabag Kesra Pemkab Lambar, M.Dadang Hari Suseno, mengatakan program umrah gratis yang digulirkan Pemkab Lampung Barat sejak 2008 lalu, merupakan program murni yang dicetuskan oleh Bupati Lambar Mukhlis Basri.

Menurut Dadang, program pembinaan kegiatan keagamaan tersebut dibiayai menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni Pemkab Lambar.

Dadang membantah tudingan sejumlah pihak yang menyatakan program umroh gratis tersebut dibiayai oleh anggaran pusat atau provinsi, itu sama sekali tidak benar.

“Program ini dicetuskan langsung oleh Mukhlis Basri sejak tahun 2008 lalu,” terang Danang.

Sebelumnya lanjut dia, program tersebut diberikan hanya kepada ofisial dan pemenang MTQ pada tahun 2008. Setelah melalui analisis lebih mendalam terkait program tersebut, pada tahun berikutnya program umrah kembali dianggarkan di APBD murni Lambar, yang kemudian diperuntukkan bagi masyarakat untuk berangkat umroh ke tanah suci.

Masyarakat yang diberangkatkan itu tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Lambar termasuk Kabupaten Pesisir Barat (KPB) sebelum mekar menjadi kabupaten.

Masyarakat yang diberangkatkan umrah oleh Pemkab tersebut, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, anggota kelompok pengajian ibu-ibu, imam masjid, guru ngaji, marbot masjid, dan masyarakat yang diusulkan oleh organisasi, pekon dan kecamatan.

“Kalau berapa jumlah keseluruhan masyarakat Lambar yang sudah diberangkatkan umrah dengan program bupati ini, saya lupa karena datanya ada di kantor,” jelas Danang yang mengaku tengah berada di kecamatan Pagar Dewa untuk menghadiri pengajian masyarakat.

Menurutnya, program umrah gratis yang diluncurkan Pemkab Lambar tersebut, benar-benar membantu masyarakat yang selama ini mempunyai niat untuk berangkat umroh, tetapi belum mempunyai biayanya.

Menurut Dadang, dengan adanya program tersebut juga pemerintah Lambar berharap keimanan dan akhlak dari masyarakat yang telah berangkat umrah akan semakin meningkat, dan membawa dampak baik kepada masyarakat yang belum bisa diberangkatkan umrah.

Menurut Dadang, pada tahun 2017 ini program umroh yang dibiayayi oleh Pemkab Lambar tersebut tetap digulirkan.

Pada tahun 2017 ini, Pemkab Lambar kembali akan memberangkatkan 100 warga Lambar  untuk pergi ke tanah suci.

Selain itu pada tahun 2017 ini, Pemkab Lambar tidak hanya memberangkat umat islam untuk umroh, tetapi Pemkab juga akan memberangkatkan empat orang dari umat nasrani, hindu, dan budha untuk melaksanakan wisata rohani. “Dua program keagamaan itu semuanya dibiayai oleh APBD Murni Lambar, bukan dari anggaran pusat atapun provinsi,” tegas dia.