Honor Petugas Kebersihan Sekretariat Pemkab Lampung Utara Sudah Dibayar

Bagikan/Suka/Tweet:

‎‎Feaby/Teraslampung.com

Ilustrasi

Kotabumi–Pejabat Pelaksana Tekhnis Kegiatan (PPTK) honor kebersihan Bagian Umum Sekretariat Pemkab Lampung Utara, Sumawibawa, menyatakan seluruh ‎honor petugas kebersihan yang ‎menjadi tanggung jawab pihaknya telah dibayarkan.

“Sudah dibayar semua,” kata dia, di ruangannya, Senin (4/5).‎

‎Menurut dia, total petugas kebersihan yang menjadi tanggung jawab langsung pihaknya berjumlah sekitar 13 orang. Honor mereka diambil langsung di Bagian Umum Sekretariat Pemkab Lampung Utara.

 “Petugas kebersihan itu di antaranya bertugas membersihkan halaman Pemkab, ruangan Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Kabupaten,” terangnya.

Kendati demikian, Sumawibawa menuturkan, masih terdapat petugas kebersihan di luar tanggung jawab langsung pihaknya karena telah diserahkan kepada pihak rekanan. Total petugas kebersihan yang menjadi tanggung jawab langsung pihak rekanan tersebut berjumlah sekitar 6 orang. Namun, saat ditanyakan apakah honor petugas kebersihan yang belum dibayarkan dimaksud ialah honor yang menjadi tanggung jawab langsung pihak rekanan, Sumawibawa terkesan enggan menanggapinya. ‎

“‎Sisanya di luar ruangan (tanggung jawab) pihak ketiga. Jumlahnya ada 6 orang. Bukan kita (tanggung jawabnya),” urai dia.

Sementara total pagu anggaran yang dikelola pihak rekanan tahun 2015 ini mencapai sekitar Rp.150 juta. Anggaran itu kegunaannya di antara lain untuk membayar honor petugas kebersihan yang menjadi tanggung jawab pihak rekanan dan membeli peralatan kebersihan. 

“(Total uang yang dikelola rekanan) Jumlahnya Rp.150 juta. Uang itu untuk membayar honor enam petugas kebersihan dan membeli peralatan kebersihan dalam setahun,” terang dia.‎

Sebelumnya, ‎dengan dalih belum ada dana, honor bulan April yang menjadi hak dari para petugas kebersihan di lingkungan Sekretariat Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) hingga kini belum dibayarkan oleh Bagian Umum Pemkab.

Padahal, honor sebesar Rp.600 ribu buat sejumlah orang terbilang tak seberapa tersebut ‎sangat dinanti – nanti oleh mereka untuk sekedar menyambung hidup keluarganya masing – masing. Alhasil, mereka pun harus memutar otak supaya dapurnya tetap mengepul.

“Walau sudah lewat tanggal pembayarannya, ‎honor kami bulan April ini masih belum keluar. Padahal kami cuma mengandalkan honor itu untuk mencukupi kebutuhan keluarga kami,” tutur salah seorang petugas kebersihan yang menolak namanya disebutkan, Minggu (3/5).

Ia mengatakan seyogyanya honor mereka itu sudah dibayarkan pada tanggal 20/bulannya. Namun hingga kini, honor yang diharapkan itu tak kunjung keluar. Ia juga mengaku sempat mempertanyakan kapan dapat menerima pembayaran honor yang sejak tiga bulan terakhir itu dibayarkan t‎iap tanggal 20 itu kepada bendahara Bagian Umum Sekretariat Pemkab. Saya‎ngnya, bendahara tersebut belum dapat memastikan waktu pembayarannya. 

“Bendahara bilang belum ada duitnya. Mau gimana lagi,” kata dia.