Beranda Ekbis Bisnis Kabel PLN di Telukbetung Utara Dicuri, Alat Elektronik Ratusan Pelanggan Rusak

Kabel PLN di Telukbetung Utara Dicuri, Alat Elektronik Ratusan Pelanggan Rusak

852
BERBAGI
Petugas PLN Lampung memperbaiki kabel listrik di gardu listrik di Jalan Dewi Sartika Bandarlampung, Rabu (5/8/2020).

TERASLAMPUNG.COM — Ratusan pelanggan listik PLN di Kelurahan Gulak-Galik dan Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandarlampung mengeluhkan rusaknya peralatan elektroniknya akibat kenaikan tegangan (voltage) pada Rabu dini hari (5/6/2020).

Di RT 06, RT 09, dan RT 016 Kelurahan Sumur Batu saja, setidaknya ada 200-an pelanggan yang mengaku peralatan elektroniknya rusak. Selain lampu, kerusakan terbanyak adalah pesawat kipas angin dan televisi.

Jumaroh (62), penjahit warga RT 16 Kelurahan Gulak-Galik, mengaku empat lampu listriknya mati pada Rabu dini hari.

“Sebelum subuh, tiba-tiba kipas angin berputar kencang sekali, kemudian lampu di semua kamar mati,” katanya, Kamis 6/8/2020).

Hal yang sama diungkapkan Lina (44), tetangga Jumaroh. Selain lima lampu listrik, satu kipas angin, adaptor modem, dan laptop di rumahnya juga rusak akibat listrik tiba-tiba tegangannya tinggi.

“Kalau lampu (merek terkenal) okelah harga satuannya hanya Rp 50-an ribu. Tapi laptop kena adaptor dan IC-nya. Untuk laptop saja kami rugi Rp 750 ribu,” katanya.

“Tetangga kami ada yang televisinya jebol. Karena ini kelalaian PLN, seharusnya PLN memberikan ganti rugi. Kalau ditotal, jumlah warga yang terdampak tegangan tinggi secara tiba-tiba bisa mencapai ribuan. Seharusnya PLN bertanggung jawab,” kata Lina.

Terkait tegangan tinggi listik yang menyebabnya banyak warga di Telukbetung Utara rusak alat listriknya, PLN Lampung mengaku hal itu karena adanya  pencurian komponen peralatan listrik pada Gardu Distribusi milik PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi di wilayah kerja PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Teluk Betung.

“Yang dicuri kabel puding di Gardu Distribusi yaitu di Jalan Dewi Sartika dan di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo Bandarlampung,” kata Junarwin, Manajer Komunikasi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung.

Menurut Junarwin, pencurian kabel pudin pada Gardu Distribusi PLN tersebut mengakibatkan terjadinya padam dan juga terjadi naiknya tegangan (over voltage) dari 220 Volt menjadi 380 Volt pada beberapa rumah pelanggan PLN dis ekitar Gardu Distribusi tersebut.

Untuk mengantisipasi terjadinya kejadian serupa di lokasi lainnya maka Junarwin menghimbau kepada pelanggan PLN dan masyarakat di Propinsi Lampung, agar segera melaporkan kepada PLN terdekat atau melalui Call Center PLN 123 di Line telepon (0721) 123 atau melalui media social PLN yaitu Facebook @plndistribusilampung, Instagram @plndislampung dan Twitter @plndislampung apabila ada hal-hal yang mencurigakan disekitar gardu distribusi dan kabel jaringan PLN.

Menurut Junarwin, kejadian tersebut saat ini sudah dilaporkan oleh pihak PLN ke Polsek Teluk Betung Utara dan Manajemen PLN memohon maaf atas ketidaknyamanannya serta berharap kejadian tersebut tidak terulang.