Kabur dari RSU Abdoel Moeloek, Napi Lapas Way Hui Ditangkap di Gunung Betung

  • Bagikan

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Petugas Lapas Narkotika Way Hui Lampung Selatan dan aparat kepolisian akhirnya menangkap Nopi Apriadi, napi yang kabur dari Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM). Petugas menangkap Nopi saat bersembunyi di sebuah gubuk di kawasan Gunung Betung, Pesawaran, pada Selasa pagi (27/12/2016).

Kadiv Lapas Kanwil Kemenkum HAM Lampung, Giri Pribadi mengatakan, Nopi ditangkap saat bersembunyi di sebuah gubuk di kawasan Gunung Betung, Pesawaran. Penangkapan Nopi, berkat bantuan dari aparat kepolisian.

“Nopi ditangkap tadi pagi di sebuah gubuk, saat ini Nopi sudah berada di Lapas lagi,”kata Giri, Selasa (27/12/2016).

Dikatakannya, untuk melakukan pencarian dan menangkap Nopi yang kabur dari RSUAM saat menjalani perawatan medis, pihaknya mengerahkan 22 petugas gabungan dari pihak Lapas dan kepolisian.

BACA: Napi Lapas Way Hui Kabur Bersama Istri dan Anaknya Saat Dirawat di RSUAM

“Untuk melacak keberadaan Nopi, petugas gabungan dibagi jadi empat tim dalam pencariannya,”ungkapnya.

Giri mengutarakan, petugas mengendus keberadaan Nopi dari data kunjungan keluarganya, dan juga pelacakan melalui IT yakni dari sinyal ponsel milik istrinya. Sinyal ponsel tersebut, diketahui berada di daerah Batu Putu, Sukadanaham. Saat itu juga, petugas langsung melakukan pencarian di tempat tersebut.

“Petugas dapat informasi dari seorang tukang ojek, melihat Nopi naik ojek menuju keatas gunung. Ternyata di daerah itu, merupakan tempat tinggal orangtua Nopi,”ujarnya.

Mendapat informasi tersebut, kata Giri, petugas langsung menuju ke lokasi tersebut. Dikarenakan medan menuju ke tempat tersebut cukup sulit, sehingga petugas harus naik motor trail agar sampai di rumah orangtua Nopi. Bahkan, petugas harus berjalan kaki hingga beberapa kilometer.

“Tiba di rumah orangtuanya, Nopi sudah tidak ada. Lalu petugas mencoba mencari Nopi, dengan menyisir kawasan hutan Gunung Betung,”terangnya

Dalam penyisiran, petugas akhirnya dapat menemukan dan menangkap Nopi di sebuah gubuk yang lokasinya berada tidak jauh dari rumah orangtuanya.

“Dalam gubuk tersebut, Nopi sedang bersama istri dan dua orang anaknya,”jelasnya.

Saat ditanya mengenai dugaan adanya keterlibatan istrinya dalam pelarian Nopi, Giri menuturkan, saat ini petugas masih melakukan pendalaman mengenai hal tersebut.

“Masih didalami ada atau tidaknya keterlibatan istrinya,”ungkapnya.

Diketahui, Nopi Apriadi salah seorang narapidana Lembaga pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Way Hui, Lampung Selatan melarikan diri saat berada di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM), pada Minggu (25/12/2016) malam. Nopi berada di Rumah Sakit sejak Jumat (23/12/2016) lalu, karena sedang menjalani perawatan yang di diagnosa menderita sakit jantung.

Nopi merupakan narapidana kasus narkotika yang menjalani hukuman pidana penjara selama enam tahun enam bulan penjara.

  • Bagikan