Beranda Hukum Kriminal Kabur dari Rutan Way Hui, Napi Kasus Curat Ditangkap di Kedaton

Kabur dari Rutan Way Hui, Napi Kasus Curat Ditangkap di Kedaton

971
BERBAGI
Ilustrasi

Zainal Asikin|teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Seorang napi kasus pencurian dengan pemberatan (curat) bernama Edi Novian (25), melarikan diri dari dalam rumah tahanan (Rutan) Way Hui setelah memanjat tembok pembatas, Rabu (8/2/2017) lalu sekitar pukul 18.30 WIB.Petugas berhasil menangkap Edi di rumah kontrakan istrinya di daerah Labuhan Dalam, Kedaton.

Kepala pengangan Rutan Way Hui, Albram, mengatakan Edi kabur dari dalam Rutan Way Hui, dengan memanjat tembok pembatas Lapas yang berdekatan dengan lingkungan luar.

Namun pasca kaburnya Edi dari dalam Rutan, kata Albram, petugas yang melakukan pencarian berhasil menangkap Edi kembali, saat bersembunyi di rumah kontrakan istrinya di daerah Labuhan Dalam, Kedaton, Kamis (9/2/2017) siang tadi.

“Edi sudah ditangkap petugas siang tadi di rumah kontrakan istrinya, alasan Edi melarikan diri kangen ingin bertemu istrinya. Saat ini, Edi sudah berada di Rutan lagi,”ujarnya, Kamis (9/2/2017).

Menurutnya, Edi adalah seorang napi kasus pencurian dengan pemberatan (curat), Edi dihukum selama dua tahun enam bulan penjara. Namun, Edi baru menjalani hukuman lima bulan penjara di Rutan Way Hui.

Albram mengutarakan, pelarian Edi tersebut, berawal pada apel Rabu petang (8/2/2017) lalu. Karena setiap dilakukan apel, semua napi penghuni Rutan Way Hui dikumpulkan. Saat itu ada beberapa napi yang tidak ikut apel, karena sedang menunaikan ibadah sholat Maghrib termasuk Edi.

“Saat itu petugas tidak curiga, karena Edi berada di dalam Mushola. Selepas sholat Mahgrib, Edi tidak kembali lagi ke blok tahanannya,”ungkapnya.

Ternyata, kata Albram, Edi pergi menuju ke belakang Rutan dengan memanjat tembok pembatas Rutan yang berbatasan dengan lingkungan luar. Edi memanjat tembok, tanpa menggunakan alat apapun. Edi nekat berjalan diatas kawat berduri, yang menempel diatas tembok. Setelah jalan beberapa langkah, Edi langsung melompat ke luar dari Rutan.

“Jejak kaburnya Edi dari Rutan Way Hui, terendus setelah petugas melakukan pelacakan dari data-data kunjungan napi. Petugas menangkap Edi, saat berada di rumah kontrakan istrinya,”terangnya.