Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Kadis Kesehatan Lampung Utara Dikabarkan Mengundurkan Diri

Kadis Kesehatan Lampung Utara Dikabarkan Mengundurkan Diri

5186
BERBAGI
Kadis Kesehatan Lampung Utara, Maya Metissa
Kadis Kesehatan Lampung Utara, Maya Metissa

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi — Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lampung Utara, Maya Metissa, dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya. Jika kabar ini benar maka ‎ia mengikuti jejak tiga bawahannya yang terlebih dulu dikabarkan mengundurkan diri.

Ketiga pejabat Dinkes itu, yakni Kasi Pelayanan Primer dan Mutu Ibnu Chattab mengajukan pindah ke Dinas Pengendalian Penduduk sebagai penyuluh KB. Kemudian, Kasubag Keuangan Dinkes Lampura Tri Yulisinta mengusulkan pindah ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sebagai staf. Lalu, Kasi Surveilance Anak, Agung Isteri mengajukan pindah ke Puskesmas Madukor‎

Kepada awak media, Penjabat Sekretaris (Pj) Sekda, Sofyan, mengaku telah mendengar secara langsung rencana pengunduran itu dari yang bersangkutan. Namun, rencana pengunduran diri ini belum dituangkan dalam bukti tertulis.

Jika usulan pengunduran diri Maya telah diterima maka pihaknya akan mengkaji usulan tersebut sebelum disampaikan ke Wakil Bupati Budi Utomo. Sepanjang belum ada usulan tertulis maka rencana itu belum dapat diproses.

‎”Secara lisan sudah dengar. Jika benar hendaknya disampaikan secara tertulis supaya dapat dikaji dan disampaikan ke pimpinan,” jelas dia.

Sementara itu terkait kabar mundurnya tiga bawahan Maya, ‎Sofyan turut membenarkan bahwa kabar tersebut. Ketiganya mundur karena tidak mampu untuk melaksanakan tugasnya. Pada prinsipnya, pihaknya tidak akan memaksakan jika memang merasa tidak sanggup.

“Iya, ada tiga pejabat eselon IV yang mengundurkan diri,” katanya.

‎Di sisi lain, Maya Metissa mengakui rencana pengunduran diri dari jabatan yang telah diembannya selama 3,4 tahun belakangan ini. Alasannya, ia ingin fokus terhadap tugasnya sebagai dokter saja.

“Saya bukan mengundurkan diri. Mungkin nantinya hanya mengajukan usulan fungsional dokter,” tutur Maya.

Dinas Kesehatan saat ini diketahui sedang dalam ‘bidikan’ pihak Kejaksaan Negeri Lampung Utara lantaran persoalan Bantuan Operasional Kesehatan, dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), serta Dana Operasional Puskesmas (DOP) tahun 2018. Kasus ini mulai ditangani oleh pihak Kejaksaan Negeri sejak sekitar Maret 2019 dan hingga kini masih belum jelas juntrungannya‎

Loading...