Kadis Pendidikan Lampura: Bangunan Rusak di SD Kinciran akan Segera Diperbaiki

  • Bagikan
Kepala Dinas Para Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Utara, Suwandi meninjau kondisi bangunan SD Kinciran, Abung Tengah yang dikabarkan tak layak pakai.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Kepala Dinas Para Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Utara, Suwandi langsung bergerak cepat menuju ‎SD Kinciran, Abung Tengah yang sebagian ruang kelasnya dikabarkan tak layak untuk digunakan, Sabtu pagi (4/2/2017).

“Ternyata, ketiga ruang kelas yang ramai diberitakan mengalami kerusakan ini sudah didata untuk diperbaiki oleh Kepala Bidang saya sebelum berita ini mencuat. Mungkin, ‎kurang sosialisasi saja makanya banyak masyarakat yang kurang tahun informasi ini,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Suwandi melalui sambungan telepon, Sabtu (4/2/2017).

Menurut mantan Kepala SMPN 7 Kotabumi ini, pendataan yang dilakukan oleh bawahannya tersebut supaya ketiga ruang kelas yang masuk dalam kategori rusak berat itu dapat kembali digunakan seperti tiga tahun sebelumnya. Sejak tiga tahun belakangan ini, ketiga ruang itu tak lagi digunakan sebagai tempat untuk melakukan Kegiatan Belajar dan Mengajar.

“Sudah tiga tahun belakangan ini, bangunan itu enggak digunakan. Selama ini, pihak sekolah membagi jam masuk sekolah pada pagi dan siang hari,” paparnya.

‎Suwandi berjanji akan mengupayakan perbaikan ketiga ruang kelas itu pada tahun ini melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017. Namun, sebelum melakukan perbaikan, pihaknya akan mempelajari dulu kemampuan APBD untuk merealisasikan rencana itu. Sebab, kemampuan anggaran daerah sendiri cukup terbatas dan telah memiliki priorias – prioritas pembangunan yang telah ditetapkan.

“Kalau memang tak bisa diperbaiki lewat‎ APBD mengingat banyaknya prioritas pembangunan yang mendesak lainnya, saya pastikan perbaikan SD itu akan dilakukan pada tahun 2018,” tegas dia.

Untuk meminimalisir terjadinya hal – hal yang tak diinginkan kepada para siswa/siswi di lingkungan SD itu, Suwandi mengaku telah menginstrusikan kepada pihak sekolah untuk melarang anak didik mereka mendekati ketiga bangunan tersebut.

“Tadi, sudah saya instrusikan kepada dewan guru untuk menjauhkan anak – anak dari bangunan itu supaya tak terjadi hal yang membahayakan,” kata mantan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan itu di akhir percakapan.

Sebelumnya, ‎sejumlah ruang kelas dan WC di SD Kinciran ramai diberitakan rusak berat dan tak layak pakai. Kerusakan terjadi pada bagian atap ruang kelas, plafon berikut kayu penyangganya sehingga tiap saat dapat saja roboh dan membahayakan para siswanya.

  • Bagikan