Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Kadisdibud Lampung Utara Kukuhkan 60 Kepala Sekolah dan Dua Pengawas

Kadisdibud Lampung Utara Kukuhkan 60 Kepala Sekolah dan Dua Pengawas

423
BERBAGI
‎Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Utara, Suwandi memberikan selamat kepada para kepala sekolah yang baru dikukuhkan.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Utara, Suwandi, mengukuhkan 60 Kepala Sekolah dan 2 Pengawas Sekolah, di Aula SMP Negeri 7 Kotabumi, Kamis pagi (2/3/2017).

‎”Hari ini, ada 60 guru yang dikukuhkan karena diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah ditambah dua pengawas sekolah,” tutur Suwandi usai pengukuhan.

Suwandi mengatakan, ke-60 guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah itu terdiri dari 42 Kepala SD, dan 18 Kepala SMP. Puluhan kepala sekolah itu telah melalui proses ketat yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan yang selanjutnya diserahkan kepada Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan untuk dipertimbangkan kelayakannya.

“Hasil pertimbangan itu, ada beberapa kepala sekolah yang dibebastugaskan, karena dinilai telah melakukan kesalahan,” terangnya.

Kepala sekolah dan pengawas sekolah yang dikukuhkan kali ini, menurut Suwandi, harus segera beradaptasi dengan lingkungan kerja mereka masing – masing. Selain itu, mereka juga wajib memberikan teladan yang baik, inovatif, dan dapat menjadi inspirator bagi murid – murid atau orang – orang di sekeliling mereka.

‎”Mulailah membuat program kerja yang terukur, terarah dan berkelanjutan untuk memajukan dunia pendidikan kita. Jika terbentur masalah, sikapilah setiap persoalan yang datang dengan bijak,” kata dia.

‎Suwandi menegaskan, kepada para guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah kali ini agar tak terlalu jumawa dan lupa daratan sehingga malah mengabaikan tugas pokok dan fungsinya masing – masing. Jika di kemudian hari, pihaknya menemukan ada kepala sekolah yang tak menjalankan tugasnya dengan baik maka pihaknya tak akan sungkan meninjau ulang posisi kepala sekolah tersebut.

“Jika tak berhasil memimpin sekolah, jangan salahkan jika posisinya akan ditinjau ulang,” tandas mantan Kepala SMPN 7 Kotabumi ini.