Beranda Hukum Kriminal Kak Seto: Pelaku Kejahatan Seksual terhadap Anak tidak Cukup Hanya Dikebiri

Kak Seto: Pelaku Kejahatan Seksual terhadap Anak tidak Cukup Hanya Dikebiri

432
BERBAGI
Kak Seto memberikan keterangan kepada para wartawan usai menemui keluarga Ms (10), siswi SD di Lampung Timur yang menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan.
Kak Seto usai menemui keluarga Ms (10), siswi SD korban pembunuhan di Lampung Timur, Selasa (17/5).

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Kak Seto memberikan keterangan kepada para wartawan usai menemui keluarga Ms (10), siswi SD di Lampung Timur yang menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan.

LAMPUNG TIMUR – Ketua Dewan Penasihat  Komisi Nasional Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi (Kak Seto) mengatakan, para pelaku kejahatan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak merupakan kejahatan yang sangat luar biasa. Kak Seto menegaskan, para pelaku tersebut tidak cukup dikebiri, tetapi minimal mendapatkan hukuman mati dan minimal hukuman seumur hidup.

“Saya benar-benar sangat prihatin dengan adanya kejadian yang menimpa korban Ms, ternyata banyak kasus kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak yang terjadi di Lampung, khususnya di Kabupaten Lampung Timur,”kata Kak Seto didampingi Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Indonesia Lampung, M Zainuddin, saat berkunjung ke  rumah Ms (10) siswi SD korban perkosaan dan pembunuhan di Desa Labuhan Ratu, Lampung Timur Selasa (17/5/2016).

Kak Seto mengutarakan, kedatangannya kerumah orang tua korban Ms, yakni untuk memberikan dukungan moral serta berkordinasi dengan Pemerintah Kabupaten dan Polres Lampung Timur terkait kelanjutan penanganan kasusnya yang terjadi sejak beberapa hari lalu hingga kini belum terungkap.

“Hasil kunjungan dan kordinasi dengan pihak terkait ini, kami selaku Komnas Anak akan meneruskan ke Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Kementerian Sosial agar dapat memberikan perhatian khusus di Lampung,”terangnya.

Menurutnya, suatu tindakan kejahatan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak, tidak hanya saja dari niat dari pelakunya saja. Hal tersebut bisa saja terjadi, karena adanya kesempatan untuk berbuatkejahatan.

Dikatakannya, selain itu juga, dirinya sangat mendukung adanya programpemerintah mengenai akan disahkannya Perpu Kebiri terhadap para pelaku kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak.

“Kami berharap, tidak hanya kebiri saja bagi para pelakunya. Hukumannya bisa lebih dari itu, minimal hukuman seumur hidup dan maksimal hukuman mati,”ungkapnya.

Loading...